Plh Gubernur Isdianto ajak Masyarakat jaga Kebersisan Pantai

0
232
Plh Gubernur Kepri Isdianto saat melepas Penyu di Perairan Anambas

INDEPENDENNEWS.COM, ANAMBAS — Plt Gubernur Kepri H Isdianto menghimbau agar masyarakat agar terus menjaga kebersihan perairan laut Kepri. Jangan membuang sampah terlebih sampah plastik, Sebab laut bukanlah tong sampah.

Hal ini desampaikan kepada wartawan sesaat sebelum bertolak dari Anambas menuju Semarang , pada Kamis (18/7/19)

Dikatakan Isdianto perairan dan pantai harus tetap dijaga kebersihannya, jangan membuang sampah sembarangan ke laut bersih.

“Marilah kita jaga kebersihan pantai untuk tetap bersih demi kelangsungan biota laut dan lingkungan pariwisata,” Ujar Isdianto

Dia juga mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan bibir pantai dan pelabuhan.

Menurutnya, luas laut Kepri sebesar 96 persen adalah sumber kehidupan. Kalau laut bersih, ikan dan biota lautnya akan semakin banyak. Ketika sampah banyak mengapung, sektor pariwisata juga ikut terganggu.

“Karena itu, marilah kita jaga laut agar selalu bersih dari sampah,” kata Isdianto.

Tentang sampah juga ditegaskan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat membuka Festival Padang Melang. Susi berpesan untuk menghilangkan pengunaan plastik sekali pakai. Seperti kantong kresek maupun botol minuman air mineral.

“Laut kita pada tahun 2030 diramal lebih banyak plastik daripada ikan. Karena itu hilangkan penggunaan plastik. Tentu kita tak ingin menangkap plastik di laut,” kata Susi.

Susi cukup prihatin dengan prestasi Indonesia sebagai negara nomor dua penyumbang sampah plastik setelah China. Prestasi ini harus dihilangkan karena berdampak buruk bagi lingkungan.

“Mulai hari ini mohon, jangan jadi bangsa pembuang sampah (plastik) lagi,” kata Susi.

Menurut Susi, senagai bangsa yang berbudaya, agamis, berpendidikan, prilaku ini harus dihilangkan. Karena, kata Susi, katanya cinta dan sayang dengan laut yang begitu indah. Tentu harus dijaga.

“Indahnya laut, hijaunya hutan dan udara yang segar ini adalah nikmat Tuhan yang gak boleh kita rusak,” kata Susi.

Susi berharap ada program pemerinyah daerah dalam mengelola sampah ini lebih tajam. Karena hal ini juga akan menganggu pariwisata. Tentu semuabtak ingin mendengar cerita ketika wisatawan berlayar di laut atau memancing yang dapat plastik.

“Sungguh harus bangga dan bekerja lebih giat lagi untuk pemda untuk menjaga dan mengelola menjadi mutu manimam Indonesia di sebelah utara. Kalau tidak kita dikalahkan pulau pulau negeri tetangga yang sebenarnua jauh lebih indah daerah kita,” kata Susi. (hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here