Pimpinan Komisi III DPR Minta Polisi dan Kejaksaan Bebaskan Empat IRT dan Dua Balita Yang Ditahan

0
181

Independennews.com, Jakarta – Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR meminta polisi dan kejaksaan untuk membebaskan empat ibu rumah tangga (IRT) yang ditahan bersama anaknya di Kejaksaan Negeri Praya Nusa Tenggara Barat, Senin (22/02/21).

Ahmad Sahroni mengaku bahwa dirinya telah menghubungi pihak kejaksaan dan polisi untuk segera membebaskan 4 orang ibu rumah tangga beserta 2 anak balita, karna menurutnya hal ini tidak mempertimbangkan aspek kemanusiaan.

“Dalam hukum itu ada namanya aspek-aspek humanis yang perlu di pertimbangkan, apalagi para IRT ini masih dibutuhkan oleh anak-anaknya. Sangat tidak masuk akal kalau mereka sampai harus menyusui di penjara,” ungkap Sahroni, Senin (22/02/21).

Dilansir Kompas.com, ke empat ibu rumah tangga bersama dua anak balita tersebut ditahan karena tindakan pelemparan baru pada pabrik tembakau milik H. Sihardi 26 Desember 2020 lalu. Mereka ditahan di Rutan sejak Rabu (17/02/21)

Dikatakan Sahroni, aksi pelemparan batu tersebut hanyalah bentuk perjuangan mereka melawan pencemaran lingkungan. “Sebenarnya ibu-ibu ini hanya memperjuangkan haknya untuk bisa menghirup udara bersih. Jadi, tidak bisa dibenarkan kalau tindakan ini harus berakhir di tahanan,” tambahnya. (S: kompas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here