Peringatan Nuzulul Qur’an Sarana Tingkatkan Iman dan Produktivitas Diri

0
74

INDEPENDENNEWS.COM, BATAM –Safari Ramadhan BP Batam ke 8 digelar bersempena dengan peringatan Nuzulul Qur’an 1440 H / 2019 M, pada hari Rabu (22/5/2019). Bertempat di Ruang Balairungsari BP Batam, acara digelar bersama anak-anak panti asuhan Nuzumul Huda Tanjung Riau beserta 500 karyawan/I BP Batam dimulai dengan pembacaan kalam ilahi.

Kepala BP Batam Edy Putra Irawady yang hadir langsung dalam acara tersebut mengatakan bahwa Nuzulul Qur’an merupakan momen istimewa di Bulan Ramadhan dimana Al-Qur’an sebagai pedoman hidup didunia pertama kali diturunkan kepada Rasulullah SAW dan menjadi pedoman bagi umat muslim dimanapun berada.

Dalam kesempatan itu ia berharap dengan peringatan Nuzulul Quran dilingkungan BP Batam maka dapat membuat seluruh karyawan dapat terus meningkatkan amalan-amalan kebaikan , berkehidupan tanpa melanggar syariat, dan menjadi manusia yang bertaqwa dengan berpedoman pada Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).

Kepala BP Batam Edy Putra Irawady dalam acara tersebut juga berkesempatan memberikan santunan kepada 75 anak panti asuhan Nuzumul Huda Tanjung Riau berupa uang tunai yang disampaikan kepada Pengelola Panti.

Selain itu, kegiatan itu juga diisi tausiyah agama oleh Ust. Ridlum Artol Al Khafidz dengan tema “Melalui Keimanan yang Haqiqi, meningkatkan Produktivitas Kerja”. Dalam ceramahnya Ust. Ridlum Artol Al Khafidz mengatakan bahwa sesungguhnya Ramadhan memiliki arti yang mendalam untuk meningkatkan ketaqwaan dan produktivitas diri.

“Mendirikan Shalat adalah cara untuk menghindarkan diri dari perbuatan yang melanggar syariat. Tujuan dzakat adalah untuk membersihkan harta kita, hati dan jiwa kita bersih dengan berdzakat mudah-mudahan kepedulian sosial kita ada. Manusia yang bersifat sosial. Puasa disyariatkan agar  supaya kita terdidik menjadi pribadi yang bertaqwa. Puasa membuat kira fokus berproduktivitas kerja dengan disiplin waktu” terangnya.

Ia mengharapkan bahwa umat muslim yang tepat waktu saat berbuka puasa, juga menerapkan kedisiplinan tersebut sama halnya tepat waktu dalam bekerja dan menyeleseikan pekerjaan. Sehingga ramadhan dapat meningkatkan ketaqwaan dan juga produktivitas diri dengan amalan-amalan yang baik termasuk saat sedang bekerja.

Acara kemudian dilanjutkan dengan acara berbuka bersama dan shalat Magrib berjamaah.(hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.