Pengawasan P2 DJBC Khusus Kepri sebut pengawasan Laut Komitmen Bersama instansi yang memiliki domain di laut

0
521

Tanjung Balai Karimun-Pengawasan terhadap tindak kejahatan dilaut sudah menjadi komitmen bersama diantara sejumlah Instansi pemerintah yang memiliki domain di Laut. Terkait kerjasama tersebut juga sudah di bicarakan di Lantamal Tanjungpinang belum lama ini.

Demikian disampaikan Kepala Bagian Pengawasan dan Penindakan Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, Raden Evie didampingi Kepala Bagian Pengawasan P2 Erwin Bagun kepada independennews.com, Selasa (20/9/16) Pukul 12.30 Wib di Balai Kota.

“Sejumlah instansi tersebut diantaranya Bea Cukai, TNI AL , Polair, Bakamla, KPLP, ujar Erwin Bangun.

Lanjutnya, untuk mengoptimalkan Pengawasan laut Kepri memang harus di jaga secara bersama sama, baik instansi pemerintah yang memiliki domain dan semua lapisan masyarakat.
“Sekarang ini, kata Erwin seseorang bisa melaporkan orang lain yang dianggap melakukan tindakan kejahatan seperti penyelundupan. Tentunya jika ada yang memberikan informasi demikian kami siap untuk melakukan penindakan. Kita tidak akan memberikan toleransi kepada pihak pihak yang melanggar kepabeanan.

“Pengawasan yang kita lakukan dari laut Aceh hingga ke selat Singapura. dari sedemikian luas laut yang di awasi tentu tidak semua dapat terkaper mengingat tenaga atau SDM masih kurang,’katanya

Sementara itu, terkait Penangkapan sejumlah tindak kejahatan atau penyelundupan di laut Kepri yang akhir akhir ini digagalkan oleh instansi diluar Bea Cukai.

“Seperti penangkapan,13 ribu lebih HP oleh Ditpolair Polda Riau, penyelundupan beras di perairan Sekupang, 35 ton beras di kapal PT. PLS yang ditangkap Bakamla diduga ilegal, 90 ton beras di perairan Kampung Belian Batam Centre, ditangkap Danlantamal IV Tanjungpinang.┬áDan kemaren 4 unit mobil ditangkap Ditpolair Mabes Polri dan Polda Kepri.

Apakah hal itu, suatu kecolongan buat Bea Cukai?

Erwin menjawab dengan sederhana, tindakan rekan rekan dari instansi lain itu, patut di apresiasi. Hal itu merupakan suatu bentuk kerjasama dalam pengawasan lautan kita.

“Menurutnya, Bea Cukai tidak ada kecolongan, melainkan malah membantu Bea Cukai dengan adanya penangkapan Penangkapan yang dilakukan oleh rekan rekan dari instansi seperti Polair, TNI AL, Bakamla dan KPLP. Penangkapan para mafia penyelundup dilaut merupakan wujud dari komitmen bersama untuk pengawasan lautan kita.

Dan apabila suatu instansi telah melakukan pengawasan di suatu wilayah laut, kita sangat menghormatinya, dan tak perlu lagi dilakukan back up. Sebab pengawasan lautan kita cukup luas dari aceh hingga selat Singapura.(Gus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.