Penerima Bantuan Bibit Petai dan Jengkol Belum Terima Biaya Pekerjaan 

0
268

Independennews.com, Lingga — Bantuan pengadaan bibit petai dan jengkol bagi kelompok tani pedesaan di wilayah Kabupaten Lingga, pertanyakan soal biaya pekerjaan yang belum mereka terima. Bantuan Bibit Jengkol dan Petai ini diadakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lingga Tahun Anggaran 2017.

Dugaan penyimpangan dana tersebut diketahui ketika salah seorang anggota kelompok tani penerima bantuan bibit petai dan jengkol, warga Desa Berindat menemukan bukti berupa Buku Petunjuk Teknis Budidaya Petai (BPTBP) Parcia Spiciosa yang diserahkan kepada Ketua Kelompok Tani.

“Dua Kelompok Tani Desa Berindat yang masing-masing kelompok berjumlah 10 Orang, Saat menerima bantuan pada tahun 2017 lalu, selain menerima Bibit, ada juga menerima beberapa jenis peralatan seperti, Cangkul, Hansprayer, Parang, Pupuk Organik, Pupuk non Organik, Kapur Dolumit, Racun Rumput, dan Pestisida,”   jelas BJ, Rabu (18/04/2018)

Menurutnya, Berdasarkan buku petunjuk budidaya Petai Parcia Spiciosa menjelaskan kalkulasi perhitungan anggaran pengeluaran perorang, selain pengadaan yang tertera diatas ada juga pengadaan Gerobak seharga Rp 510.000, Keranjang Panen seharga Rp 100.000, dan Biaya Pekerjaan Rp 3.000.000, per orang setiap kelompok, yang sampai hari ini tidak pernah di terima poktan ungkap , BJ kepada independennews.com

Pantauan awak media, pada salah satu poktan untuk Kecamatan di kabupaten lingga, bantuan bibit jengkol dan Petei , bukan hanya Desa Berindat singkep pesisir saja, tapi hampir semua kecamatan mendapat bantuan tersebut melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lingga.

Sampai pemberitaan ini dimuat pihak Dinas terkait yakni, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lingga 2017 lalu belum bisa dikonfirmasi. (suarman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.