Pemkab Solok Gelar Coffee Morning 2025: Sinergi Hebat, Lahirkan Inovasi Menuju Solok yang Terintegrasi dan Melayani

Coffe Morning

Independennews.com | Solok – Suasana pagi di Aula Gedung C Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Rabu (8/10/2025), terasa berbeda. Aroma kopi hangat berpadu dengan semangat kolaborasi dalam kegiatan Coffee Morning bersama Forkopimda dan berbagai stakeholder yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Solok.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Solok ini mengusung tema besar “Terintegrasi, Selaras, Tuntas, dan Melayani” — mencerminkan semangat pemerintahan daerah yang terus bertransformasi, serta meneguhkan komitmen sinergi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat Solok.

Turut hadir dalam forum tersebut Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, Asisten I Setda Kabupaten Solok Zaitul Ikhlas (mewakili Bupati dan Wakil Bupati), unsur Forkopimda, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, pimpinan BUMN dan BUMD, Ketua BAZNAS Kabupaten Solok Edwar, para tokoh masyarakat, serta camat dari seluruh kecamatan di Kabupaten Solok.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir, menyoroti isu strategis yang tengah dihadapi pemerintah daerah. Ia mengungkapkan bahwa tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan akibat pemangkasan anggaran sekitar Rp144 miliar dari total APBD Kabupaten Solok, imbas berkurangnya Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Insentif Daerah (DID), dan beberapa sumber dana lainnya.

“Ini adalah ujian nyata bagi kekompakan kita. Tapi saya yakin, jika semua pihak terintegrasi dan bekerja selaras, maka cita-cita untuk masyarakat Solok yang sejahtera bisa tercapai. DPRD siap menjadi mitra konstruktif tanpa mengabaikan fungsi pengawasan,” tegas Ivoni optimistis, disambut tepuk tangan para peserta.


Menurutnya, di tengah situasi fiskal yang menantang, kreativitas dan kolaborasi menjadi kunci. DPRD berkomitmen membuka ruang dialog dengan pihak eksekutif, BUMD, dan lembaga masyarakat agar setiap kebijakan daerah tetap berpihak pada rakyat.

Sementara itu, Asisten I Setda Kabupaten Solok, Zaitul Ikhlas, yang hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh pihak dalam forum tersebut.

“Coffee Morning ini bukan sekadar duduk bersama, tapi momentum untuk menyatukan langkah dan memperkuat rasa memiliki terhadap daerah kita,” ujarnya.


Ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka dan koordinasi antarlembaga dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Bupati dan Wakil Bupati menyampaikan salam hangat serta permohonan maaf karena berhalangan hadir. Namun semangat membangun daerah tidak pernah berkurang. Mari kita jaga kebersamaan ini agar Kabupaten Solok terus melaju,” tambahnya.

Suasana Coffee Morning semakin semarak dengan pelepasan atlet Taekwondo kebanggaan Kabupaten Solok, Afrizaldi Putra, asal Nagari Talang Babungo, Kecamatan Hiliran Gumanti, yang akan mewakili Provinsi Sumatera Barat pada ajang PON I Khusus Bela Diri di Kudus, Jawa Tengah.

“Ini bukti bahwa semangat juang anak-anak Solok tidak pernah padam. Kami doakan Afrizaldi mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” ujar Zaitul Ikhlas penuh semangat.

Puncak kegiatan ditandai dengan Launching Barcode QRIS BAZNAS Kabupaten Solok, dipimpin langsung oleh Asisten I Zaitul Ikhlas bersama Ketua DPRD Ivoni Munir. Inovasi ini membuka babak baru dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui sistem non-tunai digital yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.

Ketua BAZNAS Kabupaten Solok, Edwar, menjelaskan bahwa penerapan QRIS merupakan langkah konkret menuju modernisasi layanan zakat.

“Dengan sistem digital, masyarakat dapat menunaikan kewajiban zakat dengan lebih mudah, cepat, dan aman. Ini juga memperluas jangkauan pelayanan BAZNAS hingga ke lapisan masyarakat yang lebih luas,” terangnya.


Dari segelas kopi yang diseduh pagi itu, tercermin semangat baru Pemerintah Kabupaten Solok: bersinergi, berinovasi, dan melayani. Coffee Morning bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi simbol kolaborasi nyata antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun Solok yang terintegrasi, maju, dan berdaya saing.

(Dioni)

You might also like