Independennews.com | Jakarta – Pemerintah menyiapkan alternatif tempat istirahat bagi pemudik di sepanjang jalan arteri untuk mencegah kelelahan dan risiko kecelakaan.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa Kementerian Perhubungan telah mengalihfungsikan sementara 36 Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau jembatan timbang sebagai rest area selama musim mudik.
Selain itu, setelah berkoordinasi dengan Kementerian Agama, pemerintah juga mengizinkan 362 masjid di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa sebagai tempat istirahat bagi pemudik.
Sebanyak 36 jembatan timbang di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali dialihfungsikan sebagai tempat istirahat mulai Senin (24/3) pukul 00.00 waktu setempat hingga Rabu (9/4) pukul 24.00 waktu setempat.
Jembatan timbang tersebut dilengkapi dengan fasilitas seperti toilet bersih, area ibadah, dan tempat duduk untuk beristirahat.
Selain jembatan timbang, pemerintah juga menyediakan 148 masjid di Pulau Sumatera dan 214 masjid di Pulau Jawa sebagai tempat istirahat pemudik.
Masjid-masjid itu tersebar di sepanjang jalan arteri dan telah disiapkan dengan fasilitas memadai untuk menunjang kenyamanan para pemudik.
Menhub Dudy juga mengajak pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran arus mudik dengan menyediakan angkutan feeder dari titik kedatangan peserta mudik gratis.
Dengan mempertimbangkan kebijakan Work from Anywhere (WFA), menyediakan rest area tambahan, serta memantau dan mengantisipasi daerah rawan kecelakaan dan kemacetan.
Pemerintah mengimbau pemudik agar tidak memaksakan diri saat berkendara. Jika merasa lelah, segera manfaatkan fasilitas yang telah disediakan demi keselamatan perjalanan. (**)