Pemeliharaan Sarpras SD Negeri 173275 Hariara Taput Rp.15 juta Dikemanakan.?

IndependenNews.com | Taput–SD Negeri 173275 Hariara Desa Siborong Borong II,Kec Siborong Borong, Kab Tapanuli Utara(Taput), Sumut kembali disoroti terkait penggunaan anggaran Pemeliharaan Sarana dan Prasarana(Sarpras) tahun 2024 yang diplot dari dana Biaya Operasional Sekolah(BOS)

Seperti diketahui anggaran Sarpras SD. Negeri 173275 Hariara sebesar Rp.15.476.737,– pada tahun 2024 dengan dua tahapan pencairan, dimana tahap pertama pada 18 januari kepala sekolah melakukan pencairan sebesar Rp 2.280.000,- sedang tahap dua pada 12 Agustus 2024 sebesar Rp.13.196.737,-.

Akan tetapi informasi yang diterima dari guru guru ,pekerjaan pemeliharaan Sarpras hanya sebatas pengecatan sebagian dinding luar gedung sekolah, serta penyediaan alat pembersih seperti sapu lidi.

“Yang kami tahu hanya sebatas pengecatan kemudian penyediaan sapu lidi selebihnya kami kurang tahu” ujar salah seorang guru.

Menanggapi hal tersebut, Norris Hutapea dari Lembaga Monitoring Penegakan Hukum Indonesia(MPHI) wilayah Sumut menyebutkan ada dugaan penggunaan anggaran pemeliharaan Sarpras SD Negeri 173275 yang tidak tepat sasaran yang dilakukan Tyo Lambok Simanjuntak sebagai Kepala Sekolah.

Sebab dengan alokasi anggaran sebesar Rp.15 juta dengan pekerjaan hanya sebatas pengecatan sebagian dinding gedung sekolah serta pembelian sapu lidi. Maka patut dipertanyakan kelebihan anggaran dikemanakan pemanfaatannya.

Oleh karena itu kita minta pihak Inspektorat untuk mengaudit segala penggunaan anggaran SD Negeri 173275 Hariara yang berasal dari dana BOS, serta pihak Dinas Pendidikan Kab.Taput agar mengevaluasi kinerja dari Tyo Lambok Simanjuntak sebagai Kepala Sekolah.

“Mendengar keterangan para guru,patut diduga Kepala sekolah telah menyalahgunakan kewenangan dalam penggunaan dana BOS yang berpotensi memperkaya diri sendiri. untuk itu kita minta pihak Inspektorat mengaudit segala penggunaan anggaran dari dana BOS. Juga Dinas Pendidikan. kab.Taput untuk mengevaluasi kinerja Tyo Lambok Simanjuntak sebagai Kepala Sekolah” terang Norris Selasa(25/2/2025)

Sementara itu Tyo Lambok Simanjuntak Kepala Sekolah SD Negeri 173275 tidak berada ditempat, sesuai informasi dari guru Kepala Sekolah sedang keluar.

Pantauan dilokasi, pagar sekolah terbuat dari sempengan kayu yang tidak terawat dan sudah lapuk. Dan juga daun pintu sekolah yang sudah kusam warna cat nya
(Maju Simanungkalit)

You might also like