Pemda Bintan Usulkan UMK Bintan Tahun 2019, Rp 3.362.561

0
117

Bintan, Independennews.com — Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos telah menandatangani usulan pengajuan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bintan Tahun 2019. Besaran nilai UMK yang diusulkan sebesar Rp 3.362.561. Nilai tersebut telah dituangkan dan ditandatangani dalam Surat Keputusan Bupati Bintan selanjutnya akan diusulkan ke Pemerintah Prov Kepri.

Dengan usulan tersebut, maka hampir dipastikan akan terjadi kenaikan UMK pada Tahun 2019, jika dibandingkan dengan UMK Tahun 2018 yang berlaku sebesar Rp 3.112.618.

” Hasil rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Bintan sudah saya terima dan ditandatangani, nantinya Pemerintah Provinsi Kepri yang memutuskan karena kita hanya mengajukan pengusulan sesuai mekanisme, prosedur, dan regulasi yang berlaku ” ujarnya

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kabupaten Bintan Hasfarizal Handra mengatakan, bahwa usulan angka UMK yang diusulkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan kepada Pemerintah Provinsi Kepri dalam hal ini Gubernur Prov Kepri berdasarkan PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Adapun penghitungannya adalah angka inflasi ditambah angka pertumbuhan ekonomi dan dikalikan dengan UMK 2018. Dari penghitungan tersebut, didapat angka kenaikan sebesar Rp 249.943,- atau menjadi Rp 3.362.561.

” Hasil rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Bintan kemaren, sudah diputuskan dan ditandatangani Pak Bupati, hari ini juga kita teruskan ke Pemerintah Provinsi Kepri guna pembahasan lebih lanjut oleh Dewan Pengupahan Prov Kepri dalam penetapan UMK di Tahun 2019 ” ujarnya di Kantor DPMPTSPTK Kabupaten Bintan, Bandar Seri Bentan, Rabu (14/11) pagi.

Dikatakannya juga langkah selanjutnya, penetapan UMK Kabupaten/Kota yang diusulkan Bupati/Walikota akan dibahas kembali oleh Dewan Pengupahan Prov Kepri dan nantinya akan diputuskan dan ditetapkan oleh Gubernur Kepri.

” Soal penetapan akan menjadi wewenang gubernur tentunya dengan melalui pembahasan ditingkat Dewan Pengupahan Prov Kepri. Saat ini sudah kita ajukan, dan kita juga sangat mengapresiasi semua pihak yang terkait dalam pembahasan dan penentuan UMKĀ ini ” tutupnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.