Pembangunan Tahap III Lapangan Bola Desa Busung Bintan Diduga Tak Sesuai Bestek, Aparat Diminta Selidiki

0
136

Poto Anak Tangga yang sudah selesai dibangun tampak berserakan akibat terpaan air Hujan

INDEPENDENNEWS.COM, BINTAN – Pembangunan lapangan Bola Desa Busung Kecamatan Sei Lakam (lanjutan) (tahap III) (1 Paket) dengan menelan anggaran sebesar Rp 7.364.726.502,70,- yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Bintan Tahun 2019 yang baru dibangun tampak amburadul bagaikan terkena hantaman rudal.

Proyek pembangunan lapangan bola tampak ambural dan diduga dikerjakan asal jadi serta tidak memenuhi standar bestek yang ditetapkan, pasalnya pembangunan lapangan Bola Desa Busung Kecamatan Sei Lakam (lanjutan) (tahap III) (1 Paket) dengan menelan anggaran sebesar Rp 7.364.726.502,70,- proyek masih dalam tahap pengerjaan sudah rusak, retak retak dan pecah pecah akibat diterpa hujan.

Sesuai investigasi dilapangan, pengerjaan Stadion bertaraf internasinal tersebut tampak amburadul, bentangan batu miring yang sudah dipasang terjadi retakan bahkan puing puing bangunan tampak pecah berserakan. Sementara itu, dilapangan tidak terlihat adanya pengawas, baik dari konsultan maupun dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Pemkab Bintan.

Salah seorang pekerja bangunan kepada media ini mengaku, bahwa bangunan anak tangga dan batu miring ini sudah selesai dikerjakan.

“Ya, sudah selesai dikerjakan pak, kemungkinan bangunan batu miring roboh, dan anak tangga rusak terkelupas di akibatkan hujan,” ujar pekerja proyek yang enggan menyebutkan Namanya saat ditemui dilapangan proyek Stadion Desa Busung, belum lama ini.

Sangat aneh rasanya, jika bangunan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 7 Miliar lebih itu, bisa hancur akibat terpaan air hujan. Akibat kerusakan pada bangunan tersebut, penegak hukum patut untuk melirik proses pembangunan Stadion yang digadang gadangkan bertaraf internasional tersebut.

Diketahui, bahwa Proyek Pembangunan lapangan Bola di Desa Busung, Kecamatan Sri Kuala Lobam, adalah Tahap ke III dengan masa waktu pelaksanaan yakni 150 (Seratus Lima Puluh) Hari Kelender. Nilai Kontrak sebesar Rp 7.364.726.502,70,- bersumber dari anggaran APBD Kabupaten Bintan Tahun 2019, dengan pemenang tender Kontaktor  CV. Binakarya Sukses Mandiri dan Konsultan Pengawas CV. Vitech Pratama Consultant. 

Sampai berita ini diunggah pihak Kontraktor, konsultan dan Dinas terkait belum dapat dikonfirmasi. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.