Pembagunan Drainase Terhambat Akibat Ulah Tambang Emas Ilegal

0
724

Sarolangun, Independennews.com — Pembangunan dan perbaikan drainase sekaligus bendungan di guntur limun kabupaten sarolangon dikeluhkan oleh kontraktor, pasalnya aktivitas sejumlah warga yang mengadakan kegiatan tambang pasir di lokasi proyek telah mengganggu jalannya pekerjaaan.

Untuk memperlancar bendungan tersebut, pihak kontraktor sudah melakukan upaya persuasip serta telah menyurati pihak PUPR dan perangkat Desa. Selain itu pihak kontraktor juga memasang baliho larangan tambang di lokasi proyek.

Meski sudah dilakukan upaya persuasip namun kegiatan tambang liar itu tetap beraktivitas sehingga pihak kontraktor tidak bisa melakukan aktivitas. Anehnya para penambang tetap bersikeras melakukan kegiatan penambangan emas tanpa izin.

“Kita selaku Kontraktor sudah menyurati pihak PUPR dan memberitahukan ke pihak Desa, namun belum ada tanggapan dari pihak Desa, ” kata Kuwaek selaku kontraktor.

Dia berharap pihak terkait melakukan tindakan tegas bagi penambang liar agar pekerjaan pengerjaan bendungan bisa cepat terealisasi sesuai dengan kontrak yang sudah ditanda tangani.

Hingga berita ini diunggah, pihak Desa dan Penegak Hukum belum ada tanggapan terkait Penambangan izin dilokasi proyek tersebut. (MS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here