Oknum PNS Kota Batam, Diduga Lakukan Penipuan Modus Gandakan BPKB Mobil

0
801

BATAM, INDEPENDENNEWS.COM — Disnyalir salah seorang Oknum PNS Kota Batam inisial V melakukan tindak Penipuan jual beli mobil bekas kepada Hendri dengan cara menduplicate BPKB mobil atas namanya sendiri.

Hal ini diungkapkan Hendri Pedangang jual beli mobil bekas kepada Media ini pada Sabtu (12/1/20) pekan lalu di Mapolresta Barelang.

Diakatakan Hemdri, saudari Ve menjual mobil miliknya merk Daihatsu Xenia tahun 2012, No Pol 1933 EH Nomor Rangka MHKV1BB2JCK001301, Nomor Mesin DK41585 warna abu-abu kepadanya dengan seharga Rp. 91.000.000, pada tanggal 18 November 2019 di seputaran pasir putih Batam Center.
‘Saya ditawari dan saya membelinya.” ucap Hendri

Lanjutnya, diketahui BPKB di duplikatkan ketika saya menjual mobil kepada costumer bernama Sandi Damanik dengan cara mengajukan pinjaman kembali ke salah satu leasing Clipan Finance, karena alasan kekurangan dana untuk membayar cash kepada saya.

Seiring berjalan nya waktu atau angsuran Mobil, Kata Hendri, tiba-tiba pihak Polresta Barelang mengamankan Mobil tersebut karena ada laporan pihak Wom Finance ke Polresta Barelang, informasi nya BPKB aslinya ada di Wom Finance.

“Saya sangat kaget dengan kejadian tersebut, merasa terkena tipu oleh karena mobil yang saya jual kepada Sandi Damanik BPKB nya di duplicate, makanya saya juga mengeluarkan dana dan bertanggung jawab untuk membayar sisa hutang piutang di Clipan Finance,” ungkapnya

Hendri menambahkan, pihaknya saat ini sedang menunggu niat baik oknum PNS Ve.

“Kami menunggu niat Baik Ibu V sampai jam 20.00 wib apabila tidak ada kabar, maka kami akan membuat laporan kasus ini ke Polresta Barelang bersama Tim Pengacar saya.” ujar Hendri

Ketika awak media ini menkonfirmasi Ibu Ve melalui WhatsApp milik nya belum ada tanggapan

Sampai berita ini di unggah Pihak Polresta Barelang serta pihak terkait belum bisa untuk di konfirmasi ( Very)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.