Mobil Truk Proyek di Natuna, Kangkangi Aturan

0
41

INDEPENDENNEWS.COM, NATUNA — Banyaknya mobil truk proyek pengangkut tanah yang beroperasi di wilayah Natuna tidak sesuai aturan, menimbulkan kondisi jalan berdebu hingga meresahkan masyarakat yang akibatnya mengganggu kesehatan.

Parahnya, mobil truk tersebut banyak yang menggunakan plat kendaraan yang sudah mati dan memiliki plat di luar wilayah Natuna.

Sementara. Samsat Natuna saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan telah menghimbau kepada para pengusaha mobil truk pengangkut tanah untuk melengkapi administrasi seperti pajak dan juga mutasi plat di luar Natuna.

“Sudah sering menghimbau melalui Radio Republik Indonesia (RRI) yang ada di Natuna. Jadi tidak ada alasan untuk Pemilik kendaraan, baik itu perorangan atau pun bentuk Usaha dan PT,” ucap Alfi selaku kepala UPTD Samsat Natuna,kepada Independennews.com.

Samsat Natuna mengakui banyaknya mobil truk proyek menggunakan Plat B yang sudah mati dan memakai plat di luar daerah Natuna yang seharusnya sudah di mutasi.

“Tidak pernah kordinasi untuk membayar pajak, dan seharusnya wajib lapor 3 bulan sekali menurut aturan mobil tersebut. Sampai saat ini kita masih memberikan toleransi,” ujar Alfi.

Hal ini sangat di sayangkan jika pemilik kendaraan tidak mengindahkan aturan itu, apalagi sekelas pengusaha angkutan truk yang diperuntukkan untuk pengerjaan proyek.

“Jika hal administrasi saja tidak di patuhi, bagaimana mungkin dampak Lingkungan dan mutu pekerjaan membangun Negeri Natuna ini untuk bisa di percaya,” kata salah satu masyarakat Natuna.

Reporter : Budi.
Editor : Redaksi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.