Menkeu Sri Muyani : Pemerintah Pusat Salurkan Dana Bagi Hasil Ke Pemprov DKI Rp 2, 6 Triliun

0
154

JAKARTA, INDEPENDENNEWS.COM — Pemerintah pusat telah menyalurkan kurang bayar dana bagi hasil sebesar Rp 2,6 triliun kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Demikian disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam jumpa Pers daring, Jumat (8/5/20) dikutip dari Kompas.com

Dikatakan Sri Mulyani, sisanya akan segera dibayakan, begitu kami sudah menyelesaikan laporan keuangan pemerintah pusat.

Menteri Keuangan merinci, pembayaran kurang bayar dana bagi hasil itu terdiri dari sisa kurang bayar pada tahun 2018 sebesar Rp 19,35 miliar dan tahun 2019 sebesar Rp 2,58 triliun dari total kurang bayar kepada Pemprov DKI Jakarta sebesar Rp 5,16 triliun.

Adapun sisa kurang bayar dana bagi hasil tahun 2019 akan ditetapkan secara definitif setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit yang saat ini masih berlangsung.

Sri Mulyani menambahkan, pemerintah mengalokasikan kurang bayar dana bagi hasil tahun 2019 yang belum diaudit sebesar Rp 14,7 triliun yang sudah ditetapkan dalam PMK Nomor 36/PMK.07 tahun 2020.

Dari jumlah itu, per April 2020 sudah disalurkan sebesar Rp 3,85 triliun untuk lima provinsi termasuk DKI Jakarta dan 113 kabupaten/kota.

Dia juga mengharapkan pencairan kurang bayar dana bagi hasil itu mendukung pemerintah daerah dalam menangani wabah virus corona jenis baru atau Covid-19.

Meski pembayaran kurang bayar dana bagi hasil itu dipercepat, tetapi akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara. (Sum: Kompas.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.