Menilik Gaya Kepemimpinan Nadiem Makarim Sebagai Pemimpin Milenial

0
1629
Foto: Nadiem Makarim (Sumber: instagram.com/nadiemmakarim)

Oleh: Hanum Fauziah Nastain, Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia.

Mengenal Sosok Nadiem Makarim
IndependenNews.com | Siapa yang tidak mengenal Nadiem Anwar Makarim, seorang menteri muda yang membuktikan bahwa generasi milenial dapat dipercaya untuk memegang jabatan penting dalam pemerintahan. Tentunya generasi milenial sudah tidak asing lagi dengan Nadiem Makarim. Nadiem Makarim merupakan mantan CEO dari salah satu perusahaan berbasis teknologi yaitu Gojek Indonesia yang rilis beberapa tahun silam. Siapa yang menyangka bahwa perusahaan rintisannya ini dapat membawanya ke jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju. Keahliannya dalam bidang teknologi ini dilirik oleh Presiden RI yang kemudian membuat Nadiem ditunjuk untuk menjadi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia dan menjadi menteri termuda di Indonesia saat ini. Sebagai Menteri termuda, usianya yang masih tergolong milenial ini sering kali membuat Nadiem dianggap sebagai menteri milenial. Bahkan, dapat kita katakan bahwa Nadiem merupakan perwakilan dari generasi milenial yang duduk di jajaran menteri. Tak jarang orang memanggilnya dengan sebutan “Mas Menteri” karena usianya itu.

Seperti Apa Sih Tipe dan Gaya Kepemimpinan Nadiem Makarim?
Di usianya yang masih terbilang muda, Nadiem menerapkan gaya kepemimpinan yang sesuai dengan generasi milenial. Kepemimpinan yang dilakukan oleh Nadiem cenderung lebih santai dan tidak kaku dalam berkolaborasi dengan bawahannya. Nadiem sendiri lebih menekankan pada kolaborasi dan partisipasi tiap rekannya dalam menjalankan suatu program. Sikapnya tersebut mencerminkan bahwa terdapat tipe kepemimpinan demokratis dalam kepemimpinannya. Nadiem juga mengadopsi gaya kepemimpinan partisipasi saat menjabat sebagai Menteri dengan memberikan ruang aspirasi kepada mahasiswa untuk dapat menyalurkan aspirasinya yang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembuatan kebijakan. Selain itu, gaya kepemimpinan ini juga terlihat dari sikap Nadiem yang sering mengajak para karyawan melakukan diskusi-diskusi kolaboratif dan melibatkan karyawannya dalam pengambilan keputusan. Ruang aspirasi dan diskusi kolaboratif ini menjadi bukti bahwa Nadiem mengikutsertakan seluruh aktor dalam kepemimpinannya.
Jika melihat dari sudut pandang behavioral approach theory yang menilai pemimpin dari perilakunya, Nadiem Makarim memiliki satu sikap yang sangat dibutuhkan bagi para pemimpin, yaitu menganggap seluruh karyawan adalah aset berharga bagi perusahaan atau lembaga. Sikapnya yang sederhana dan ramah pada karyawannya membuat para karyawan merasa betah untuk bekerja. Salah satu karyawannya saat masih menjadi CEO Gojek mengatakan bahwa hampir tidak terlihat perbedaan antara bos dengan karyawan biasa saking ramah dan sederhananya Nadiem Makarim.

Penerapan Servant Leadership dalam Kepemimpinan Nadiem Makarim
Selepas dirinya terpilih menjadi Menteri, Nadiem melakukan beberapa perubahan, salah satunya adalah mengubah konsep pemimpin yang tadinya sebagai pengawas dan regulator menjadi pemimpin yang melayani. Perubahan konsep ini bukan terjadi tanpa alasan. Menurut Nadiem, seorang pemimpin itu ibarat pelayan. Pemimpin itu seharusnya melayani masyarakat untuk membantu mengembangkan diri.
Prinsip melayani ini sesuai dengan konsep servant leadership dimana servant leadership ini merupakan teori yang berbicara mengenai pemimpin yang melayani. Menurut Trompenaars dan Voerman, seorang servant leader adalah seseorang yang memiliki kiat untuk melayani dan memimpin, yang terpenting adalah mampu menggabungkan keduanya untuk saling memperkuat secara positif.


Prinsip melayani ini tercermin dari sikapnya yang sering mengadakan kunjungan ke berbagai sekolah atau perguruan tinggi untuk mengetahui kondisi di sekolah atau perguruan tinggi tersebut. Tak berhenti disitu, baru-baru ini Nadiem menginap di rumah salah satu guru di Jogja untuk belajar dari keseharian seorang guru.
“Saya ingin merasakan langsung keseharian sebagai calon Guru Penggerak agar saya lebih memahami. Saya ingin tahu suka dan duka Ibu Nuri sebagai guru. Boleh, Ibu, saya minta izin menginap?” Ujar Mas Menteri saat meminta izin untuk menginap. Tak hanya itu, prinsip melayani ini juga terlihat dari salah satu program yang dicetuskan Kemendikbud yaitu Program Organisasi Penggerak (POP) yang menjadi bagian dari Merdeka Belajar. Program ini menjadi wadah untuk menciptakan pemimpin dan guru yang inovatif. Menurutnya, penting dalam proses pembelajaran tindakan saling bertukar pengalaman dan memberikan masukan.

Nadiem Makarim Menjadi Salah Satu Pemimpin Yang Inovatif Juga Loh!
Banyak masyarakat yang meragukan Nadiem saat awal menjabat menjadi Menteri karena usia Nadiem yang dianggap masih muda. Namun, keraguan ini berhasil dipatahkan oleh Nadiem melalui inovasi-inovasi yang dibuatnya.
Tahun 2020 silam, Nadiem berhasil meraih penghargaan “Pemimpin Perubahan 2020” oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Diberikannya penghargaan ini membuktikan bahwa Nadiem merupakan sosok pemimpin yang inovatif.
Salah satu inovasi Nadiem yang menjadi sorotan masyarakat adalah “Gerakan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar”. Dibuatnya program Kampus Merdeka dan Merdeka belajar ini bertujuan untuk memacu kemajuan universitas serta memberikan dukungan kepada mahasiswa untuk mengembangkan bakat yang mereka miliki. Program ini berhasil menerima banyak pujian dari berbagai kalangan masyarakat.
“Gerakan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar luar biasa, ada terobosan bagaimana memacu sektor pendidikan kita dapat bersaing hingga ke luar negeri,” ujar Dekan FKIP Untan.

Leader vs Manager, Nadiem Makarim Termasuk Yang Mana Sih?
Berbicara mengenai leader dan manager, keduanya memang memiliki makna yang hampir sama. Sebenarnya, antara leader dan manager memiliki perbedaan loh. Warren Bennis (2000:11) pernah berkata “leaders are people who do the right things and managers are people who do the things right”.
Jika kita telaah, Nadiem Makarim dapat kita golongkan sebagai seorang manager yang juga merupakan seorang leader. Hal ini terlihat dari berhasilnya Nadiem dalam mengatasi permasalahan pendidikan di masa pandemi yang menunjukkan bahwa beliau telah melaksanakan fungsi-fungsi manajerial dan mampu memotivasi dan mendorong karyawannya untuk bersama-sama mencapai tujuan layaknya seorang leader. Selain itu, melihat dari respon masyarakat atas program Merdeka Belajar yang mendukung berjalannya program tersebut juga membuktikan bahwa Nadiem merupakan seorang leader bagi masyarakat.

References:
Kusumawati. (2021, April 28). Mendikbudristek Siap Tingkatkan Inovasi Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar. soloaja.co. Retrieved December, 2021, from https://soloaja.co/read/mendikbudristek-siap-tingkatkan-inovasi-kampus-merdeka-dan-merdeka-belajar
Putra, R. P. (2020, June 22). Nadiem Makarim: Bagaimana Gaya Kepemimpinan Bos Ojek Online Memimpin Kemendikbud. kumparan.com. Retrieved December, 2021, from https://kumparan.com/rizky-pratama-putra1536640393953/nadiem-makarim-bagaimana-gaya-kepemimpinan-bos-ojek-online-memimpin-kemendikbud-1tf7U183kO9
Redaksi. (2020, December 30). Inovasi Pendidikan dari Nadiem Makarim Banjir Apresiasi. soloaja. Retrieved December, 2021, from https://soloaja.co/read/inovasi-pendidikan-dari-nadiem-makarim-banjir-apresiasi
Yasmin, P. (2021, September 14). Blusukan di Yogyakarta Nadiem Menginap di Rumah Guru Penggerak, Ada Apa? Detikcom. https://www.detik.com/edu/sekolah/d-5722811/blusukan-di-yogyakarta-nadiem-menginap-di-rumah-guru-penggerak-ada-apa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here