Masyarkat Desa Naga Timbul Keluhkan Polusi Udara Pabrik Sawit PT PP

0
744

MEDAN, INDEPENDENNEWS.COM — Asap Pabrik kelapa sawit milik PT. PP London Sumatera Utara Indonesia di Desa Naga Timbul, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang dikeluhkan masyarakat sekitar, Pasalnya mengganggu pernapasan akibat kepulan asap yang ditimbulkan pabrik aktivitas pabrik.

Berdasarkan informasi dari masyarakat yang namanya tidak bersedia dipublish, Sabtu 07/03/2020 mengatakan, Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang tak jauh dari rumah miliknya membuat polusi suara dan juga polusi udara.

“Pabrik itu menimbulkan polusi suara dan juga polusi udara setiap hari. Lebih parahnya lagi ketika mengeluarkan asap yang sangat pekat hingga menganggu pernapasan warga di Desa Naga Timbul ini,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, semenjak pabrik PKS itu berdiri sangat meresahkan dan menimbulkan berbagai penyakit akibat dari polusi udara dari PKS tersebut.

“Pokoknya, setiap hari kami menghirup asap yang keluar dari Pabrik kelapa sawit ini. Hingga kami mengalami berbagai penyakit akibat dari limbah dan polusi udara PKS itu,” tandasnya.

Mereka juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk melakukan tindakan teguran pada PKS yang diduga melanggar aturan Perda dan UU 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Sementara itu, humas PT. PP London Sumatera Utara Indonesia Bonima Sianipar mengatakan, untuk keberadaan PKS di Desa Naga Timbul itu tidak ada yang keberatan. Sebab menurutnya warga yang tinggal disekitar, adalah para warga yang bekerja di PKS PT.PP London Sumatera Indonesia.

“Kalau kami langgar Peraturan Perundangan Pengendalian Pencemaran Udara pasti ada yang keberatan warga sekitar itu. Saat ini aman – aman aja kok,” kata Bonima Sianipar pekan lalu kepada Independennews.com

Saat ditanya masalah asap pekat dan limbah yang dikeluarkan dari PKS itu, pihaknya membantah. Dan menyarankan untuk ditanyakan kepada Dinas Lingkungan Hidup.

“Kami sudah melakukan aturan sesuai SOP. Jadi di PKS itu tak ada masalah. Apabila ada masalah yang ditemukan silahkan laporkan ke dinas lingkungan hidup,” tuturnya.

Sedangkan pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang hingga berita ini di muat belum berhasil dimintai keterangan.

(Firman Ginting/Wahidin Lubis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here