Mantan Anggota DPRD Deli Serdang Syarifudin Pertanyakan Dana Yang Dikelola BUMD Deli Serdang

0
414

DELI SERDANG, Syarifudin Rosa mantan anggota DPRD Deli Serdang periode 2004 dan 2014 merasa kesal terhadap oknum kepengurusan Badan Usaha Milik Daerah (BIMD) Kabupaten Deli Serdang.

Menurut Bung Rosa, kekesalannya dengan struktur kepengurusan BUMD yang tidak proporsional, karena adannya pembiaran oknum pengurus yang sudah tak potensial tetap bercokol di kepengurusan BUMD Kabupaten Deli Serdang.

Hal ini disampaikan Syarifudin Rosa kepada Awak media ini, Jumat (28/8/2020).

BACA JUGA :

Dia juga mengisahkan, bahwa awal berdirinya BUMD kabupaten Deli Serdang dimulai tahun 2015 dengan modal awal senilai Rp3 milyar rupiah.

” Jika anggota Dewan tidak mengetahui kondisi BUMD, berarti dia berdosa, karena melalaikan tugasnya sebagai pengawasan,” ujar Bung Rosa

Keberadaan struktur pengurus BUMD Deli Serdang yang terdiri dari orang-orang yang sudah lanjut usia, membuat sejumlah elemen masyarakat mulai gerah.

Masyarakat Kabupaten Deli Serdang dengan tegas menginginkan adanya penyegaran dalam pengurusan, melihat pejabat yang bercokol di dalam kepengurusan dinilai sudah tidak potensial.

BACA JUGA :

Syarifudin Rosa juga menyampaikan, bahwa ada tudingan kepada pengurus BUMD yang tak mampu mengembangkan dana yang digelontorkan sebasar Rp 10 Milyar.

“Dana senilai Rp 10 Miliyar seharusnya bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Deli Serdang, namun Dana tersebut malah tidak tau kemana mengalir,” ucap Syarifudin

Carut marut pengelolaan Dana yang mengendap di BUMD Kabupaten Deli Serdang, Kata Syarifudin, merupakan perwujudan upaya meluluh lantakkan martabat dan nama baik Ashari Tambunan selaku Bupati Kabupaten Deli Serdang, yang selalu santer dalam ocehan masyarakat Kabupaten Deli Serdang,”ujarnya

BACA JUGA :

Wakil ketua Partai Golkar kabupaten Deli Serdang Hamdani Nasution juga tak ketinggalan mengkritisi BUMD tersebut.

Dikatakan Hamdani, apabila BUMD tidak bermanfaat bagi masyarakat dan tidak menguntungkan, lebih baik dibubarkan saja,” tegasnya.

Dia juga meminta agar BUMD Kabupaten Deli Serdang di audit sehingga masyarakat tidak bertanya-tanya, kemada Dana yang mengendap di Perusahaan daerah tersebut.

“Jika sudah di Audit maka perlu diketahui oleh masyarakat luas, sehingga tidak menjadi momok kecuriagaan dalam pengelolaan BUMD,” tegasnya

Menurut mantan anggota DPRD Deli Serdang priode 2014 DPRD Deli Serdang Drs.Ok Iman Hidayat berharap agar DPRD Deli Serdang jangan tutup mata terhadap kondisib BUMD milik Pemkab Deli Serdang itu.

Dia mengatakan bahwa fungsi pengawasan ada pada DPRD Deli Serdang, maka dengan itu DPRD harus betul-betul melaksanakan fungsinya.

“DPRD Deli Serdang jangan hanya sibuk tentang berita IMB dan bangunan tanpa izin, ayo tunjukkan taring DPRD Deli Serdang, apa yang terjadi di BUMD Bhineka Perkasa Jaya,” tegas Hamdani. (Idris/zailin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here