LSM GACD Akan Laporkan Jaksa Rumondang Manurung ke Jaksa Agung dan Jampidum

0
147

Poto Rumondang Manurung Saat Sidang di PN Batam (Sumber : Silabuskepri.co.id)

INDEPENDENNEWS.COM, BATAM — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Rumondang Manurung SH, menuntut terdakwa Paulus Amat Tantoso, 4 bulan penjara dalam kasus penikaman terhadap Warga Negara Malaysia (WNA) Hong Koon Cheng alias Kelvin Hong, menuai sorotan dari berbagai kalangan.

Menanggapi tuntutan JPU Rumondang Manurung SH, pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Goverment Againts Coruption & Dicrimination (GACD) akan melaporkan JPU Rumondang Manurung SH, kepada Jaksa Agung dan Jampidum (Jaksa Agung Muda Pidana Umum).

Demikian disampaikan Andar Situmorang SK kepada Redaksi Independennews.com, pada Sabtu (2/11/19) saat dihubungi lewat telepon Selularnya.

Dikatakan Andar, JPU Rumondang Manurung patut diperiksa Jaksa Agung dan Jampidum karena diduga telah melakukan jual beli hukum terhadap terdakwa Amat Tantoso yang terlibat kasus penikaman Warga Negara Malaysia itu.

“GACD akan laporkan JPU Rumondang Manurung SH ke Jampidum dan Jaksa Agung untuk diperiksa, karena kuat dugaan JPU RM diduga jual beli Hukum,” kata Andar

Seperti diketahui, Amat Tantoso kasus penikaman Warga Negara Malaysia (WNA) Hong Koon Cheng alias Kelvin Hong dengan luka tusuk dipinggang, hanya dituntut 4 bulan penjara dan meminta Majelis Hakim membebaskan terdakwa dari dakwaan Primer pasal 355 Ayat (1), 353 Ayat (2), 353 Ayat(1), 351 Ayat (2) KUHP. Terdakwa hanya di tuntut bersalah melakukan penganiayaan dengan dakwaan Subsidair pasal 351 Ayat (1) KUHP.

Andar menambahkan, pihaknya memastikan Kasus tersebut akan segera dilaporkan ke Kejagung dan Jampidum.

“Segera kita akan layangkan laporan.” tutup Andar Praktisi Hukum ibu kota ini. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.