Lentina Manurung Warga Medan Butuh Uluran Tangan Gubsu

0
115

Indevendennews.com, Medan.- Lentina Manurung (65) warga jalan Puskesmas, kelurahan lalang, kecamatan Medan Sunggal, terbaring lemah dirumah kontrakan berdinding tepas.

Wanita paruh baya itu sakit tumor anus yang menggerogoti tubuhnya, tak hanya sakit yang dirasakan janda Emaus Panggabean itu harus bertahan hidup dibawah garis kemiskinan.

Keseharian sebelumnya sebagai tukang kusuk keliling untuk mencari nafkah, terpaksa harus terhenti akibat penyakit yang diderita selama 3 tahun.

Lentina disapa Opung Friendly itu harus menggantung hidup kepada anak perempuan semata wayang dan menantunya, anak dan menantu lentina tidak mempunyai pekerjaan dan penghasilan tetap.

Saat ketua yayasan Peduli Pemulung Sejahtera”Uba Pasaribu menyambangi kediamannya, lentina mengaku kurang mendapat perhatian Pemerintah.

“Untuk makan saja saya susah, apalagi untuk berobat, uang saya tidak ada” ujarnya dengan mata berlinang, Rabu (17/3/2021).

Lentina sangat mengharapkan Gubsu dan Walikota Medan dapat memberi bantuan, menurutnya penyakit tumor anus yang dideritanya sangatlah sakit.

Lentina Manurung berobat dengan membawa kartu BPJS je UPT Puskesmas Lalang yang berjarak sekitar 150 meter dari kediamannya.

Selanjutnya, petugas Puskesmas menyarankan Lebtina agar memeriksa ke Rumah Sakit Hermina di jalan Asrama kelurahan Sei sekambing Cll, kecamatan Medan Helvetia.

Dari hasil pemeriksaan, Lentina disebut mengidap penyakit tumor anus yang secepatnya harus dilakukan operasi.

Lentina juga telah memeriksa penyakitnya di Rumah Sakit Murni Teguh Medan, dan hasilnya tetap sama harus menjalani operasi guna mengangkat tumor yang diderita.

Karena tidak mau dioperasi, aku sempat dirawat inap beberapa hari di Rumah Sakit Hermina dan RS Royal Prima, ucapnya dengan logat Batak.

Merasa merepotkan keluarga, Lentina memilih berobat jalan dan mengkonsumsi obat herbal (alami), seiring waktu berjalan dengan penyakit yang dideritanya, Lentina mengaku kaki kirinya mengalami pengecilan, biasanya masih dapat berjalan dengan baik, kini Lebtinapun harus memakai tongkat dan tidak dapat berjalan jauh.

“Semoga Bapak Gubernur dan Bapak Walikota mendengar jeritan aku, kami orang susah,”harap Lentina.

Menanggapi pengakuan itu, Uba Pasaribu meminta walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution agar segera melihat dan membantu Ibu Lentina Be Manurung.

“Saya yakin, Bobby yang memiliki motto Medan Berkah akan segera membantu pengobatan dan kehidupan Lentina , ujarnya. (WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here