Kunker Reses Sturman Panjaitan di Anambas Tampung Aspirasi Masyarakat Anambas

0
239

ANAMBAS, INDEPENDENNEWS.COM –-Kunjungan Kerja Mayjend TNI (Purn) Sturman Panjaitan, Anggota DPR RI Dapil Kepri Fraksi PDI-P di wilayah Kab. Kep. Anambas dalam rangka reses selaku anggota DPR RI dengan tujuan menampung aspirasi dan berdialog dengan masyarakat, Kamis (12/3/20) pekan ini bertempat di Aula Siantan Nur, Tarempa, Kecamatan Siantan, KKA.

Kegiatan ini dihadiri Wan Zuhendra (Wakil Bupati KKA), Syamsil Umri (Wakil Ketua I DPRD KKA), Fahri Hidayat (Anggota DPRD KKA Fraksi Nasdem), Yusli YS (Anggota DPRD KKA Fraksi PDI-P), Letkol Laut (P) Nur Rochmad Ibrahim (Danlanal Tarempa), Andi Agrial (Kaban Kesbangpol KKA), Effie Sjuhairi (Kadis Perikanan Pertanian dan Pangan KKA), Herianto (Kadis Kesehatan KKA), Khairul Anwar (Kadis PUPR KKA), Sapparudin (Ketua LAM KKA), Jefrizal (Kadis Kominfo KKA), Perwakilan Parpol, Ormas dan Tomas se-Kab. Kep. Anambas diikuti sekitar 100 orang.

Dalam kesempatan itu Wan Zuhendra mengatakan, kegiatan itu merupakan suatu wadah yang bertujuan untuk mendengarkan apa yang menjadi aspirasi bagi Masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas.

Untuk diketahui bersama Kepulauan Anambas merupakan wilayah konservasi yang mana memiliki banyak tempat pariwisata yang strategis, yang harus menjadi perhatian khusus kepada pemerintah Pusat.

“Kami selaku pemda Kab. Kep. Anambas berharap saran dan aspirasi dari Anambas bisa menjadi gambaran untuk bisa lebih maju dan bisa mendukung kemajuan Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Kami juga berharap agar masyarakat bisa memberikan masukan-masukan kepada perwakilan rakyat di pusat yakni bapak Mayjend TNI (Purn) Sturman Panjaitan (Anggota DPR RI Dapil Kepri).”ujar Wan Zuhendra

Sementara itu, Mayjend TNI (Purn) Sturman Panjaitan Anggota DPR RI Dapil Kepri Fraksi PDI-P menegaskan, bahwa tujuan kegiatan ini untuk menjaring aspirasi dari Masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas, yang mana aspirasi tersebut akan menjadi modal penting untuk kami tindaklanjuti ke jenjang lebih tinggi.

Kegiatan reses ini adalah kerja nyata seorang anggota dewan terpilih menjadi anggota DPR RI dari Dapil Kepri dengan berada di komisi I, meliputi Kementerian Luar Negeri, Kementrian Pertahanan, dan bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara.

“Manfaat reses ini adalah menyelesaikan masalah yang ada di daerah, yang tidak bisa diselesaikan oleh daerah, provinsi makanya nantinya akan dibawa ke tingkat pusat.

“Pemerintah harus memberikan kenyamanan kepada masyarakat salah satunya dengan memberikan pengetahuan yang luas kepada masyarakat dan menampung segala aspirasi masyarakat untuk ditindaklanjuti.”Kata Sturman

Pada kegiatan ini juga Sturman Panjaitan memberkan kesempatan kepada masyarakat untuk sesi tanya jawab.

Fadil Hasan Tokoh Masyarakat/Badan Perencanaan Pemekaran Kab. Kep. Anambas mengatakan, pentingnya penguatan bidang pertahanan di laut perairan Anambas-Natuna, mengingat karena banyak potensi konflik di laut besar ini apalagi adanya klaim sepihak oleh RRC di laut Natuna Utara.

Jefrizal Kadis Kominfo KKA mengatakan, bahwa pemerintah daerah berharap pemerintah pusat dapat membangun tower dan peningkatan jaringan di Pulau Jemaja yang terdiri dari Jemaja Barat, Jemaja Timur dan Jemaja, mengingat Kab. Kep. Anambas merupakan wilayah Konservasi yang memiliki lokasi Pariwisata yang strategis.

Arvandi perwakilan Pemuda Pancasila mengatakan bahwa berhubungan wilayah Anambas dan Natuna masih meninggalkan persoalan-persoalan menyikapi dana bagi hasil dan blok migas terkait Anambas atau Natuna, karena selama ini Anambas-Natuna ketergantungan dengan dana bagi hasil ini.

Menanggapi usulan tersebut Mayjend TNI (Purn) Sturman Panjaitan, Anggota DPR RI Dapil Kepri Fraksi PDI-P mengatakan, bahwa bersama Komisi I dalam menyikapi penguatan bidang pertahanan di laut perairan Anambas-Natuna telah bersinergis dengan Lanal dan Pemerintah Daerah, dengan terus meningkatkan patroli laut dengan adanya KAL Barak dan KAL Siantan, apabila nanti tidak cukup akan kami usulkan ke Pusat untuk ditambah lagi mengingat menghadapi gelombang musim utara.

Pemerintah pusat dapat membangun tower dan peningkatan jaringan dengan jatah dirinya sebanyak 25 titik untuk wilayah Anambas dan Natuna. Nantinya dari 25 titik inilah kita bagi, dan saya minta ke Dinas Kominfo untuk mendata wilayah mana yang tidak mendapat jaringan atau tidak ada jaringan untuk kita bangun.

Sementara dana bagi hasil dan blok migas terkait Anambas atau Natuna sudah dari dahulu dibahas, jikalau kita wilayah Anambas dan Natuna tetap ngotot terkait hal ini, maka nantinya kita sama-sama merugi. Karena Natuna dan Anambas tidak memiliki kewenangan, perlu kita ketahui bersama, ini kebijakan pusat maka dana bagi hasil berbanding 65 : 35 karena wilayah pengeboran migas 12 mil dari pulau terluar kita. Dengan demikian, 35 ini lah untuk Kab. Natuna dan Anambas bagi hasil.” terang Sturman Panjaitan dalam sese tanya Jawab (RS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here