Aunur Rafiq : Jika Keuangan Daerah Membaik, Hornor Guru PAUD akan Ditambah

0
838
Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama Pengurus HIMPAUDI Kabupaten Karimun

independennews.com, Karimun — Pengurus HIMPAUDI (Daerah Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini) Kabupaten Karimun Periode 2017-2021 dikukuhkan oleh wakil ketua HIMPAUDI Provinsi Kepri, Erita Riawati SE, Kamis Siang (18/1/2018).Pengukuhan digelar di Mesjid Agung Karimun dihadiri Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Kadisdik, Bakri Hasyim, Camat se-Karimun, Lanal Karimun dan Polres Karimun.

Dalam kesempatan itu, Ketua HIMPAUDI Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani mengatakan, HIMPAUDI akan terus melakukan pembinaan, pengembangan organisasi serta memperjuangkan profesi pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini .

Kata Nyimas, saat sekarang masih terasa ketimpangan dan kesenjangan dalam penganggaran, padahal dalam aturan sudah disamakan. Yang diperoleh tenaga pendidik PAUD dengan tenaga pendidik lainnya masih jauh dari harapan, padahal peran tenaga pendidik dari Paud cukup besar peranannya.

“Isyah Allah kesejahteraan tenaga PAUD mendapatkan perhatian dan tidak terlalu jauh perbedaan,” Ucap Nyimas

Wakil Ketua HIMPAUDI Provinsi Kepri, Erita Riawati SE mengatakan, pengurus HIMPAUDI Kabupaten Karimun dapat menjalankan tugas dan fungsinya ,khususnya untuk terkait tenaga pendidik dan Pendidikan anak usia dini .

“pengurus HIMPAUDI Kabupaten Karimun yang barus saja dikukuhkan harus bisa memperjuangkan kesejahteraan tenaga PAUD, meskipun guru paud di karimun masih dapat 500 ribu kita syukuri dulu, mari tetap bersabar dan semakingiat mengabdi, jangan gara gara segitu semangat mengajar jadi kendor,”ujarnya

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq, mengucapkan selamat pengurus HIMPAUDI Kabupaten Karimun yang baru saja dilantik.

“Saya percaya bahwa ketua HIMPAUDI mampu membawa arganisasi kearah yang lebih baik, sebab ketua HIMPAUDI juga sebagai anggota DEwan. apa yang disampaikan ketua HIMPAUDI Kabupaten Karimun merupakan hal yang wajar, tentunya dengan ketuanya anggota dewan dan banggar persolan itu akan bisa terjawab.”Ujarnya

Lanjut Rafiq, Kesenjangan yang terjadi disebabkan, Pendidikan anak usia dini pendidikan non formal sedangkan TK sudah termasuk pendidikan formal.”Saya sangat memahami kondisi ini dan kondisi keuangan daerah masih defisit dan perlu rasionalisasi, tapi untuk gaji, Kesra, honor RT RW dan honor guru Paud tidak dilakukan rasionalisasi,” tegas Aunur Rafiq.

Rafiq berjanji, jika kondisi keuangan sudah baik, apa yang menjadi keinginan anda akan diajukan ke Dewan agar honor tenaga PAUD ditambah.”Katanya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here