IndependenNews.com | Lhokseumawe – Gedung Serbaguna IAIN Lhokseumawe menjadi saksi terlaksananya kuliah umum bertajuk “Pendidikan untuk Membangun Negara” bersama H. Marwan Dasopang, M.S.I., Ketua Komisi VIII DPR RI. Acara ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai elemen akademisi, mahasiswa, dan tokoh penting dari kampus IAIN Lhokseumawe.
Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, Dr. Rizky Wahyudi, M.Kom.I, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu mahasiswi IAIN Lhokseumawe. Doa pembuka dipimpin oleh Dr. Fauzan, M.A., menambah suasana sakral dalam kegiatan ilmiah tersebut.
Rektor IAIN Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag., dalam sambutannya, menyampaikan rasa bangga dan penghormatan atas kehadiran H. Marwan Dasopang di kampus yang dikenal dengan julukan Kampus Peradaban. Ia juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait status institusi.
“Dalam waktu dekat, insyaallah, IAIN Lhokseumawe akan beralih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasyiah. SK resmi diperkirakan turun dalam satu bulan ke depan. Dengan perubahan ini, kami berharap kampus ini semakin mampu memberikan kontribusi besar dalam dunia pendidikan,” ujarnya.
Rektor juga menyampaikan harapan agar Ketua Komisi VIII DPR RI dapat memberikan motivasi kepada seluruh civitas akademika IAIN Lhokseumawe, terutama dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Senat Dr. Munawar Khalil, M.A., Wakil Rektor I Dr. Iskandar, M.S.I., Wakil Rektor II Dr. Darmadi, M.Si., Wakil Rektor III Dr. Al Husaini, M. Daud, M.A., para dekan, kepala program studi, dosen, serta mahasiswa program S1, S2, dan S3.
Dalam kuliah umumnya, H. Marwan Dasopang menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa.
“Kemajuan sebuah negara sangat bergantung pada kualitas pendidikannya. Dengan transformasi IAIN Lhokseumawe menjadi UIN, kita berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah ini, sehingga mampu melahirkan generasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Komisi VIII DPR RI akan terus mendukung pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia, terutama dalam upaya mencetak sumber daya manusia yang unggul.
Kuliah umum ini menjadi momentum berharga untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan legislatif dalam memajukan pendidikan demi kemajuan bangsa.(man)