Komunitas Monitoring Advokasi Geruduk Kantor Inspektorat Pemkab Pemekasan

0
434
Poto : Aksi Demontran KOMAD di Depan Kantor Inspektorat Pemkab Pemekasan (dok)

Pamekasan, Jawa timur-Komunitas Monitoring Advokasi ( KOMAD ) gelar Aksi turun kejalan di depan Kantor Inspektorat Pameksan, Madura, Jawa Timur, Kamis (9/2/17) Dalam Aksi tersebut KOMAD menuntut  Inspektorat untuk menerapkan disiplin dan Ketegasan yang sesuai dengan Koridor yang ada pada setiap ASN.

Pantauan independennews dilapangan, Demonstran  menuntut adanya indikasi Penyalahgunaan Wewenang Fungsi Tugas Kepegawaian Inspektorat Terhadap Pembangunan di Bumi Gerbang Salam kabupaten Pamekasan.

“Dalam aksi tersebut para demonstran membubuhkan sejumlah tuntutan mereka antara lain Lemahnya pengawasan dalam pelaksanaan pembangunan yang berakibat ambruknya Tanggul Penahan Banjir di Gladak Anyar, Indikasi Pemotongan BSM, Mar-Up Data Siswa serta PNS yang kerap bolos di Waktu Jam Kantor. Selain itu, belum ada Papan Nama Yang Terbuka Secara Publik pelaksanaan Penggunaan ADD Dan DD Di Setiap Desa Yang Ada Di Kabupaten Pamekasan.

Menurut Para demontran bahwa Tugas Inspektorat adalah sebagai Pengawasan pada Setiap Kegiatan SKPD terkait. Maka Badan Inspektorat yang paling bertanggungjawab untuk melaksankan Ketegasan dalam Menjalankan Tugas Sesuai Dengan Hukum Perundang-Undangan Yang Berlaku.

Pada kesemptan itu, Komontas Monitoring Advokasi ( KOMAD ) juga meminta dengan Segera Inspektorat Memberi Rekomendasi Kepada Pihak-Pihak Terkait Untuk Memberikan Sanksi Kepada Oknum PNS Dan Aparatur Negara Di Daerah Kabupaten Pamekasan yang dianggap tidak Sesuai UU 43 Tahun 1999 Pasal 23 dan no 26 Tahun 1999 pasal 26.

Ketua Dari Komunitas Monitoring Advokasi ( KOMAD ) Zaini mengatakan Inspektorat Selaku Pengawasan Terhadap Tugas Dan Penggunaan Anggaran Daerah Di Kabupaten Pamekasan harus benar benar mengawasi pelaksanaan kegiatan disetiap SKPD, ADD Dan DD.

“Saya Berharap Segera menindak tegas Ketika Menemukan Pelanggaran, Kelalaian dalam tugas baik secara Sistem ataupun dilapangan Yang Tidak Sesuai.”Ujarnya

Menurutnya, Selama ini Kita Penggunaan Anggaran Di SKPD Sangat Memprihatinkan termasuk dari Sektor Pengelola Pembangunan.Selain itu, ada sejumlah Oknum PNS yang Nakal dengan berkeluyuran Di Waktu Jam Kantor Sehingga Terkesan Di Biarkan. Hal itu membuat masyarakat Kecewa Dengan ulah para PNS Tersebut.

” Kami harapkan agar Inspektorat benar benar menerapkan disiplin bagi jajarannya.”Ujarnya

Lanjutnya, apabila tidak ada perobahan serta tidak ada tidak lanjut dari inspektorat kami akan terus melanjutkan aksi. Dia juga mengancam akan melaporkan kejanggalan kejangalan tersebut kepada pihak yang berwajib.

Sementara Kepala Inspektorat menlalui Sekretaris Inspektorat Budi Suprapto menyatakan terkait dengan Masalah Tehnik yang Membidangi Adalah Imam Anshori Selaku Insperaktur Pembantu Wilayah.

“Aksi Komad ini, tidak jauh dengan apa yang sudah di Audit bersama. Bahkan Sudah Melalui Rambu-Rambu dan Aturan Yang Ada.Hal ini tak terlepas dari kurangnya tenaga di Inspektorat yang hanya 30 orang saja sehingga sangat terbatas.’Kata Budi (anton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.