Komisi II DPRD Batam Jadwalkan Kembali RDP Bersama Bapenda, BPKAD dan PLN

IndependenNews.com, Batam | Komisi II DPRD Kota Batam menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) di Ruang Rapat Komisi II DPRD Batam, Rabu (22/06/2022).

Ketua Komisi II, Putra Yustisi Respati mengatakan bahwa rapat tersebut seharusnya diikuti PT PLN Batam serta Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Batam untuk membahas terkait pemungutan dan penyetoran pajak Penerangan Pajak Umum (PJU). Namun, kedua pihak tersebut berhalangan hadir dan hanya diikuti oleh Bapenda saja.

“Nanti maunya rapat itu komplit karena ada data data yang harus kita bahas bersama terkait defisit anggaran kita dan kita mau coba kupas lagi apakah itu terlalu cepat memvonis defisit,” ucap Respati saat diwawancarai usai rapat.

Respati menyebutkan, pihaknya masih optimis meningkatkan pendapatan daerah yang telah diasumsikan mengalami defisit sekitar Rp400 miliar. Menurutnya, vonis defisit anggara tersebut terlalu dini disampaikan.

“Sementara ini masih berubah ubah trennya terkait pajak hotel dan hiburan, memang kalau ngomongin covid pendapatannya minim, tapi kan ini sudah mulai membaik, covid sudah mulai turun, capaian vaksinasi cukup bagus, kemudian tingkat wisman yang masuk ada pertumbuhan sekitar 700-an,” tuturnya.

Terkait rapat mengenai defisit anggaran, pihaknya berencana akan menjadwalkan kembali rapat lanjutan diikuti oleh PLN, BPKAD dan Bapenda hingga waktu yang belum disepakati.

“Nanti akan kita agendakan kembali, belum kita putuskan sambil menunggu data, kalau bisa satu semester ini dulu kita lihat datanya,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, dirinya juga mengapresisi langkah yang diambil oleh pemerintah untuk menekan mahalnya harga tiket kapal.

“Kita menyambut baik pemerintah menekan operator kapal untuk menurunkan harga tiket supaya kembali seperti dulu,” tutupnya. (SOP).

You might also like