Independennews.com | Sawahlunto – Di balik megahnya gedung sekolah, ada sosok pemimpin yang tak kenal lelah melakukan pembenahan. Andison, S.Si., M.Pd., Kepala SMKN 1 Sawahlunto, bukan hanya seorang pemimpin formal, melainkan juga figur yang dianggap sebagai ayah sekaligus ibu bagi ratusan anak didiknya.
Setiap hari, ia hadir dengan senyum tulus, menyapa para siswa satu per satu, seakan ingin memastikan tidak ada yang merasa sendiri. Baginya, sekolah bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga rumah kedua yang menumbuhkan mimpi dan harapan.
Hal ini disampaikan Andison pada Senin pagi (15/9/2025) melalui sambungan telepon WhatsApp. Ia menekankan bahwa berbenah bukan hanya soal bangunan dan fasilitas, melainkan juga soal membangun hati. Ia berupaya menyalakan semangat guru, memotivasi siswa, serta merangkul mereka yang hampir menyerah.
“Bagi saya, tidak boleh ada anak yang tertinggal, dan tidak boleh ada cita-cita yang padam,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan:
“Sekolah harus selalu hidup. Jika berhenti berbenah, kita akan kehilangan arah. Maka, dengan kebersamaan, mari kita bangun generasi yang siap menatap masa depan.”
Langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan ketulusan telah menjadikan SMKN 1 Sawahlunto sebagai sekolah yang terus tumbuh. Dari ruang-ruang kelas lahir anak-anak dengan mimpi besar, yang membawa nama sekolah semakin harum lewat berbagai prestasi.
Sosok Andison memberi teladan bahwa pendidikan sejati bukan hanya tentang kurikulum, tetapi tentang ketulusan, pengabdian, dan keberanian untuk terus berbenah demi masa depan generasi muda. (Dioni)