Kecewa Dengan Sikap PT. Marcopolo, Sudianto Sepakat Naikkan Kasus ke Ranah Hukum

0
209
Foto : Kepala Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Kepri

Independennews.com, Batam – Kepala Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Kepri, Sudianto mengaku kecewa atas tindakan PT. Marcopolo yang dinilai abai dan tidak kooperatif dalam menyelesaikan permasalahan.

Sudianto mengaku kecewa karena pihak yang diundang antara lain pimpinan PT. Marcopolo dan PT LCS tidak hadir dalam RDP Lanjutan yang digelar oleh Komisi IV DPRD Kota Batam di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kota Batam, Kamis (20/05/21).

“Hari ini kita sangat kecewa ya, karna yang kita undang tidak hadir, yang hadir hanya perwakilan PT. Marcopolo. RDP pertama hadir semua, kok yang kedua ini tidak hadir semua kenapa?,” ungkapnya.

Sudianto mengatakan bahwa pihaknya telah sepakat menindaklanjuti dan akan menaikkan kasus ini ke ranah hukum.

“Kita sudah sepakat juga akan menaikkan kasus ini, karena sudah jelas di undang-undang tidak ada menggunakan BPJS, hukuman dan sanksinya juga jelas,” ujarnya.

Sudianto mengaku akan melakukan gelar perkara dengan melalukan koordinasi terlebih dahulu dengan Polda Riau.

“Dalam gelar perkara ini kita akan undang BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan. Karena seharusnya hari pertama masuk kerja sudah harus punya BPJS,” terangnya.

Selama ini kata Sudianto, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada PT. Marcopolo, namun kelengkapan datanya masih kurang.

“Yang jelas kita akan gunakan dalil 170 dengan hukuman 3 bulan kurungan atau denda Rp. 100.000,- dan undang-undang 24 tahun 2011 dengan hukuman 8 tahun penjara dengan denda 1 Miliar,” tutupnya. (SOP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here