IndependenNews.com, Batam | Kasus Aktif Covid-19 di kota Batam, Kepulauan Riau kembali mengalami kenaikan. Hingga hari ini, Jumat (15/07/2022) total Covid-19 yang terdeteksi di Batam sebanyak 25 orang, bertambah 7 kasus aktif dari hari sebelumnya.
Selain itu, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Batam juga melaporkan sebanyak 8 pasien telah dinyatakan sembuh dan sudah diperbolehkan untuk kembali ke rumah masing masing.
Dari ke-25 kasus aktif di Batam, saat ini 23 pasien sedang menjalani isolasi mandiri. Sementara 2 pasien lainnya menjalani perawatan di rumah sakit (RS) Awal Bros.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengingatkan supaya masyarakat tidak lengah dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 yang statusnya belum dicabut hingga saat ini.
Saat dihubungi lewat WhatsApp pribadinya pada Rabu, (13/07) lalu, Didi mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 seperti yang sudah biasa dilakukan yakni tracing, testing dan treatment.
“Jika ditemukan kasus maka kami merawatnya di rumah sakit lalu melakukan tracing kontak erat untuk dilakukan testing,” ucapnya.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Batam, Aman menilai bahwa kenaikan kasus aktif tersebut masih dalam batas wajar. Bahkan kata Aman, masyarakat sudah terbiasa dengan aktifitas normal bukan hanya di Batam, juga di daerah lain.
Namun kata Aman, pergerakan virus ini harus selalu dipantau terus menerus agar pemerintah dapat mengambil langkah strategis untuk bisa menekan penyebaran Covid-19 tersebut.
“Yang paling penting adalah kita mampu menjaga diri kita sendiri kita berharap covid ini sudah menurun tidak ada lagi kalau pun ada sudah tidak seperti kemaren karena ekonomi menurun dan aktifitas juga tidak bisa seperti biasanya ya tentunya sama sama kita menjaga kesehatan kita masing masing,” tuturnya saat diwawancarai di Ruang Komisi IV DPRD Batam, Kamis (14/07/2022).
Selain itu, dirinya juga mengingatkan Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan Kota Batam untuk selalu mendeteksi perkembangan Covid-19 setiap hari untuk bisa menjadi acuan dalam mengambil langkah strategis penekanan Covid-19.
“Tapi tentu Dinkes harus men-detect dari hari ke hari terkait perkembangannya ini, karena itu harus selalu di informasikan secara cepat kepada masyarakat kita. Langkah apa yang harus dilakukan oleh pemko kemudian juga dengan masyarakat kita secara keseluruhan,” tutupnya. (SOP).