Kaper BI Kepri Gusti Rizal Apresiasi Kinerja BP Batam Dalam Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Batam

0
574

Independennews.com, Batam — Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri Gusti Rizal mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi upaya upaya yang dilakukan BP Batam untuk meningkatkan perkembangan pertumbuhan ekonomi Batam, Hal ini di disampaikan dalam acara membedah dan menyikapi pertumbuhan ekonomi Batam triwulan 1/2018 , Rabu (4/7/18 ) di I Hotel Magoya,  Batam,  Kepulauan Riau.

Menurutnya, perkembangan ekonomi kepri dan Batam ada beberapa hal yang harus di Improve. memang kata Gusti pertumbuhan ekonomi kepri dan Batam mengalami beberapa kendala, tetapi komitmen dari BP Batam menunjukkan bahwa BP Batam ingin mendorong ekonomi Batam lebih maju lagi.

” Tentu kita tidak hanya fokus pada industri pengolahan tetapi, kita juga mendorong sumber sumber pertumbuhan ekonomi baru seperti sektor parawisata, Maritim dan logistik juga dikembangkan, ” ujarnya

Dia juga menyebutkan bahwa logistik sudah menjadi  salah satu konsent maupun sasaran kita dari beberapa tahun terakhir ini. Penambahan Logistik dan kapasitas pelabuhan, Logistik dan bandara sudah saatnya di tingkatkan seperti pelabuhan Batu ampar dan pelabuhan di Tajung Sawo.

Dikatakan Gusti, bahwa Gubernur juga mengatakan bahwa pelabuhan Batuampar juga segera akan dikembangkan, dan hal itu sudah menjadi komitmen dari Pelindo.

” Kita Harapkan nantinya bisa mendorong efesiensi dari pada logistik, Batam domestik. Batam Jakarta dan Jakarta Batam bisa bermuatan, yang selama ini tidak ada muatan, sehingga biaya logistik kita mahal.

“Ada beberapa aturan dalam jangka pendek yang bisa dipercepat implementasinya seperti PMH 229 yang dapat memberikan peluang bagi pasar yang lebih besar lagi untuk industri industri yang ada di Batam, karena banyak produk produk industri yang dibutuhkan dalam negeri. Sementara kita lihat mekanisme atau siklus perjalanan ke indonesia harus melalui Singapura, karena ongkos logistik kita sangat mahal.”terang Rizal.

Dia juga mengaku bahwa kegiatan yang di inisiasi oleh BP Batam ini adalah sesuatu kegiatan yang positif karena semua yang hadir adalah dari kelompok pengusaha, pemerintah dan Juga BI selaku penjaga stabilitas ekonomi di republik ini sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Tentunya, kedepan kegiatan seperti ini harus kita lakukan secara berkesinambungan.

Gusti menambahkan, bahwa pertumbuhan peningkatan ekonomi Batam saat ini mencapai 4,47 persen sesuai survei yang dilakukan di kwartal kedua. Dilihat dari peningkatan di kwartal kedua meningkat ke level 4,5 persen atau 4,6 persen karena di kwartal ke dua bulan juni ada lebaran dan Puasa. Dan seperti biasanya siklus itu meningkat dari survei kegiatan ini ada peningkatan level. Bahkan Volume kegiatan usaha yang ada di Batam juga mengalami peningkatan dan kita juga optimis bahwa beberapa survei dari pedagang eceran konsumen menunjukkan optimisme. Hal ini menunjukkan sudah di level 100 persen di kwartal pertama masih dilevel 100 persen. Kita harus mendorong batam dan Kepri lebih maju lagi.

Sementara itu, Tingkat infalasi di kota Batam, menurut Gusti , bahwa inflasi merupakan perhatian serius kedepan.tetapi jika dilihat dari daerah lainnya di sumatera, kepri masih relatif tinggi pada bulan juni lalu inflasi kepri mencapai 4.06 persen dan inflasi bulanan sekitar 1.04 persen.

” untuk mengatasi tingkat inflasi ini, kita harus merepormasi birokrasi juga infrastruktur pendukung suaya inflasi Bisa di tekan, karena batam tempat investor, tentu kita harus konsen kepada inflasi agar batam bisa berdaya saing kedepan. Dan bagi investor luar negeri dan siapa pun yang akan menanamkan modalnya di batam tentu juga harus konsen dengan permasalahan inflasi.” tutupnya (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here