Kadis Kesehatan dan Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Sambangi warga Penderita TBC Tulang

0
521

PAMEKASAN,Independen News.com- Lusi Lutfiayanti (16) Siswi MTS Al Amin, Putri pasangan Nur Lilik (30) dan almarhum Abdul Sayyi, Warga Dusun Mayang Desa Branta Pesisir. Lusi diketahui menderita penyakit TBC tulang. Hal tersebut menjadi viral di medsos dan media onlne di pemekasan.

Kondisi lusi yang sedang menderita penyakit Tulang mendapatkan perhatian dengan mendapat kunjungan dari sejumlah pihak termasuk kepala dinas kesehatan pamekasan, Ketua Komisi 1 DPRD Pamekasan, Camat Tlanakan dan kepala Puskesmas Tlanakan Pamekasan, Selasa (19/9/2017) Madura, Jawa Timur

Kunjungan ini mewakili Pemkab Pamekasan dalam rangka menindaklanjuti keluhan beberapa warga yang menderita penyakit di Desa Branta Pesisir yang saat ini viral di medsos dan beberapa media online.

Kepala Puskesmas Dr. Ary Yanuar Rahmanto mengatakan bahwa lusi penderita penyakit TBC tulang, sebelumnya sudah ada penanganan dari pihak medis, tetapi obat yang dissrankan doter untuk dikonsumsi sampai saat ini tidak di konsumsi.

Hal senada juga disampaikan Kadinkes Pamekasan Ismail Bey mengatakan bahwa Lusi menderita penyakit TBC tulang, salah satu jenis penyakit yang menular.

“Setelah saya tanyakan ternyata neneknya beberapa bulan yang lalu meninggal karena menderita penyakit TBC, TB ini menular tidak langsung nenular, namun ada jeddah waktu untuk menularnya, terkadang akan muncul ciri-ciri fisik penyakitnya setelah beberapa tahun,” ucapnya.

Saat ini Dinkes Pamekasan akan menindaklanjuti dengan membawa lusi kepuskesmas setempat, kalau perlu akan dirujuk ke RSUD Pamekasan.

Sementara Ketua Komisi 1 DPRD Pamekasan Ismail SH mengatakan sangat diharapkan peran aktif dari kepala desa dan perangkatnya, sehingga apabila ada kasus seperti ini bisa dengan cepat tertangani dan tidak perlu mengurus BPJS seperti sekarang ini.

“Untuk kebiasaan masyarakat disini, mau mengurus BPJS apabila sudah menderita penyakit, seperti kasus sekarang ini pihak desa dan perangkatnya harus pro aktif agar warga desa yang betul betul membutuhkan bisa terkafer dan cepat tangani dengan baik,”kata ismail

Dia juga berharap kepada kepala desa, dan perangkatnya serta penggerak kesehatan didesa itu untuk lebih pro aktif.

“silahkan laporkan ke kami, ke DPRD, kedinas kesehatan atau Bapebbda, supaya kasus ini tidak berkembang di desa-desa.”ujarnya

Menurutnya bahwa fungsi penyelenggara pemerintah daerah ada dua yakni pertama melayani masyarakat, kedua mensejahterakan masyarakat.

“dua tugas ini, kedepan harus di maksimalkan lagi,” Pungkas Ismail

 

(Anton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here