Kadinkes Karimun Rachmadi Sarankan Penderita HIV AIDS Pakai Obat ARV

0
128
Foto : Kepala Dinas Kabupaten Karimun Rachmadi (dok)

Independennews.com, Batam | Dalam rangka menanggulangi kasus infeksi virus Human Immunodeficiency Viruses (HIV) di Kabupaten Karimun, Dinas Kesehatan Karimun menyediakan 11 layanan pengobatan dan pemeriksaan HIV.

Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi mengatakan bahwa, pemeriksaan tersebut sangat diperlukan untuk mengidentifikasi serta mengetahui apakah seseorang terinfeksi virus HIV. Sehingga pihak kesehatan dapat dengan mudah melakukan penanganan lebih lanjut.

Adapun kesebelas layanan tersebut kata Rachmadi terdiri dari 10 (sepuluh) Puskesmas dan 1 (satu) Rumah Sakit yang ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan HIV maupun Aids. Namun, untuk pengobatan ARV hanya bisa dilakukan oleh RS Muhammad Sani serta Klinik Tanjung Batu.

“Keberadaan layanan tersebut memberikan kontribusi yang besar dalam menjaring masyarakat khususnya di Kabupaten Karimun yang bersedia melakukan tes HIV khususnya ibu hamil,” ucap Rachmadi saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (21/09/2021).

Namun kata Rachmadi, layanan tersebut tidak hanya melakukan tes pemeriksaan HIV/Aids, tapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak merasa terdiskriminasi saat mengetahui dirinya seorang pengidap HIV.

“Ada 10 puskesmas yang sudah bisa melayani pemeriksaan HIV sekaligus memberikan edukasi. Karena seseorang kadang tidak siap untuk dilakukan tes yang disebabkan kurangnya edukasi dan menyebabkan penderita berontak dan melalukan hal negatif setelah mengetahui dirinya terinfeksi virus HIV,” tuturnya.

Oleh karena itu, dirinya mengajak masyarakat untuk tidak takut melakukan pemeriksaan HIV serta dapat memanfaatkan kesempatan pemeriksaan gratis yang diberikan oleh pemerintah dalam upaya penanggulangan HIV/Aids di Kabupaten Karimun.

“Saya menyarankan kepada teman-teman agar mau melakukan pemeriksaan di layanan yang sudah kita sediakan. Kepada yang terinfeksi HIV juga agar mau melakukan pengobatan datang ke klinik agar diarahkan dan dikasih obat karena obatnya gratis,” ajak Rachmadi. (SOP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here