Independennews.com, Banda Aceh — Ikatan Wartawan Online (IWO) mendesak pemerintah Daerah Nangroe Aceh Darusallam untuk menghentikan diskriminasi terhadap perusahaan media.
“Kita minta pemda Banda Aceh untuk memperlakukan perusahaan pers sama, tanpa membeda bedakan,”ucap ketua Pengurus Wilayah (PW) IWO Provinsi Aceh Muhammad Abubakar dalam relis yang diterima redaksi independennews.com, senin (20/8/18)
Dikatakan Muhammad Abubakar, bahwa selama ini Pemda Banda Aceh telah memperlakukan perusahaan pers secara tidak adil, hal dirasakan dengan sulitnya perusahan media dari luar Aceh mendapat akses untuk menjadi mitra pemerintah.
“pemerintah Aceh dengan oknum oknum yang ada di keuangan selalu mempersulit perusahaan pers (media) yang berasal dari luar provinsi Aceh baik dalam hal penagihan iklan maupun yang lainnya.” ujar Abubakar
IWO meminta pemerintah Aceh untuk memperlakukan media media dari luar Aceh sama dengan media lokal, karena semua perusahaan pers memiliki badan hukum yang sama.
“IWO juga mempertanyakan apakah NPWP dari luar Aceh bukan NPWP NKRI sehingga tidak berlaku di provinsi Aceh, ” kata Abubakar berapi api mempertanyakan perlakuan oknum pejabat gerbang serbih mekkah itu.
PW-IWO Aceh meminta pemerintah Aceh jangan mencari cari alasan yang tidak masuk akal untuk mendiskriminasikan media yang bukan dari Aceh, “tegas Abubakar. (red)