Integrasi JKLT ke BPJS, Pemda Lingga Tetap Wajib Anggarkan Biaya Kesehatan Masyarakat

0
273

Lingga, independennews.com — Kinerja Dinas kesehatan kabupaten lingga, Selaku leading sektor terkait peralihan Jaminan Kesehatan lingga Terbilang ( JKLT) dinyatakan sudah tidak berlaku lagi di tahun 2019 mendatang, dan akan digantikan dengan BPJS sesuai dengan aturan yang telah di tetapkan oleh pemerintah pusat.

Namun hingga saat ini sudah hampir menasuki dipenghujung tahun 2018 dan memasuki awal tahun 201, Dinas kesehatan Kabupaten lingga belum juga mensosialisasikan integrasi JKLT ke BPJS tersebut kepada masyarakat.

” Semestinya masyarakat sudah mengetahuinya kalau JKLT pada tahun 2019 tidak berlaku lagi dan berintegrasi ke BPJS, namun hingga kini banyak masyarakat pemegang kartu JKLT tidak mengetahuinya, karena Dinkes tidak pernah melakukan sosialisasi,” ungkap Mantan Anggota DPRD lingga priode lalu Rudi Purwonugroho Sh, pada Selas (1/10/2018)

Menurutnya, sudah ada masyarakat memegang kartu JKLT yang telah mengurus BPJS sendiri, karena tidak memahaminya, mereka beranggapan pada tahun depan JKLT tak belaku lagi, situasi tersebut seakan pemerintah kabupaten Lingga terkesan tak peduli dengan kesehatan masyarakatnya, Alhasil masyarakat menuding kinerja pemerintah saat ini buruk, karena ketidakmengertian masyarakat.

” Kita harapkan jangan masyarakat yang mendatangi kantor kesehatan melainkan harus ada upaya jemput bola dari dinas terkait.” ujar Rudi

Rudi menambahkan, selama ini Dana JKLT dari pemkab lingga di keluarkan secara glondongan, bagi masyarakat pemegang JKLT, bila tak dipakai oleh masyarakatb maka dana tersebut masuk ke kas daerah.

“Lain halnya dengan pemegang BPJS, dana habis, berobat atau tidak, tetap harus membayarnya perbulan serta di hitung perjiwa bukan perkepala keluarga. Kata Rudi, dengan dasar pertimbangan tersebut maka pemerintah daerah harus menganggarkannya pada tahun 2019 sesuai dengan diberlakukannya BPJS, seperti amanat undang-undang yang mengharuskan setiap pemerintah daerah menjalankan program BPJS Kesehatan sebagai pengganti program kesehatan daerah.” tandas Rudi.( juhari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.