IndependenNews.com | Tapanuli Utara – Kadis Lingkungan Hidup Kab.Tapanuli Utara Heber Tambunan menyebutkan, bisa jadi ada pencurian kayu dihutan Kec.Simangumban tepatnya di Desa Dolok Saut, Simangunban, Tapanuli Utara (Taput) yang bertapal batas dengan Desa Padang Mandailing Garugur, Siapar Dolok Hole, Tapanuli Selatan (tapsel), Rabu (15/5/2024).
“Bisa jadi, bisa jadi, tapi siapalah yang mengetahui wilayahnya disitu, patoknya saja tidak jelas”, ungkap Heber.
Dikatakan Heber,untuk mengetahui tapal batas satu wilayah pihak Kementerian dapat melihat berdasarkan citra satelit.
Dia juga mengungkapkan, merujuk Permendagri Tahun 2022 No. 20 tentang tapal batas Kab.Tapanuli Utara dengan Tapanuli Selatan Di Kec.Simangumban, ada penambahan wilayah Kab. Tapsel menjadi wilayah Kab. Taput.
Dilaporkan dalam pemberitaan sebelumnya, Erijon Ritonga Kepala Desa Aek Saut, Kec.Simangumban, Kab.Tapanuli Utara, menyakini telah terjadi pencurian ataupun perambahan kayu secara besar besaran dari Muara Tolang tepatnya Hutan Batu Nabolon.
Dikatakan Erijon pada Jumat(3/5/2024) lalu, sesuai penelusuran tapal batas wilayah tahun 2021 bersama Heber Tambunan sebagai Kadis Lingkungan Hidup, Josua Situmeang Kabag Tata Pemerintahan
(Tapem) Kab.Taput pada saat itu serta Jefri Tampubolon Ajudan mantan Bupati Taput Nikson Nababan, diyakini penebangan sudah masuk wilayah hutan Taput.
“Sesuai penelusuran yang kami lakukan dengan pak Heber, pak Josua dan pak Jefri penebangan itu sudah masuk kiri dan kanan hutan wilayah Kab.Taput”, ungkap Erijon.
Erijon juga menceritakan, sudah pernah terjadi konflik antara warga Desa Dolok Saut Kab.Taput dengan Warga Desa Padang Mandailing Kab.Tapsel masalah Tapal Batas dan konflik itu sempat dimediasi ke-Gubernuran Sumut. Namun sampai saat ini tapal batas antar dua wilayah belum jelas.
(Maju Simanungkalit)