Independennews.com | Bengkulu Selatan – Komisi II DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan melakukan kunjungan ke pabrik kelapa sawit PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS) di Desa Nanjungan Kecamatan Pino Raya.Pada Senin, 21 April 2025
Kunjungan tersebut dalam rangka menindaklanjuti aspirasi atau keluhan masyarakat, khususnya petani kelapa sawit yang mengeluhkan turunnya harga TBS sawit sejak beberapa waktu terakhir ini.
Harga tandan buah segar (TBS) sawit di Bengkulu Selatan mengalami penurunan harga drastis dengan menyentuh angka Rp. 2.380 per kilo gram, jauh dibawah harga yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Bengkulu sebesar Rp. 3.143 per kilo gram
Kunjungan Komisi II dipimpin oleh Ketua Komisi II, Nissan Deni Purnama, S.I.P didampingi Wakil Ketua Komisi II, Tri Syaputra Fikri, S.E dan diikuti Anggota Komisi II, Dendi Jofrianto, S.E, M.M, Yaumil Hajil Akbar, Piter Rudis, S.E, M.M dan Iin Setiawan, A.Md.
Kedatangan mereka disambut oleh pimpinan manajemen PT SBS, yakni Manager PT SBS, Achmad H Simare Mare, S.T dan Kepala Tata Usaha, Sofyan.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi II menayakan secara langsung kepada manajemen pabrik kelapa sawit penyebab harga TBS sawit yang hargannya mengalami turun drastis. Ternyata memang ada beberapa faktor yang mempengaruhi harga TBS sawit.
Salah satunya adalah kualitas buah. Pihak pabrik kelapa sawit meminta agar petani kelapa sawit memanen buah yang berkualitas. Ciri-ciri buah atau TBS sawit yang berkualitas adalah sudah matang sempurna.
Komisi II berharap harga TBS kelapa sawit segera stabil. Karena kelapa sawit merupakan komoditi andalan masyarakat Bengkulu Selatan. Hasil dari penjualan TBS sawit menjadi sumber pendapatan untuk biaya hidup dan penopang kesejahteraan masyarakat. (TN)