IndependenNews.com, ACEH | Masyarakat petani mengeluhkan rendahnya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Aceh Utara. Hingga kini Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Aceh Utara belum menyesuaikan harga TBS dengan minyak goreng.
Hal itu sebagaimana disampaikan Petani Kelapa Sawit, di kecamatan Kutamakmur Aceh Utara, Agen sawit di Gampong (Ms) kepada IndependenNews.com, Minggu (26/6/2022).
Dikatakan MS, harga TBS berkisar Rp 1.240 per kilogram. Saat ini di wilayah Aceh terjadi penurunan harga TBS, tidak seperti beberapa bulan yang lalu masih cenderung normal.
Ms berharap agar pihak PKS mempertimbangkan harga TBS, jangan terlalu murah, sehingga para petani di wilayah Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara perekonomian bisa terbantu.
”Selaku petani, saya meminta kepada semua perusahaan di wilayah Aceh Utara agar mengikuti harga yang sudah ditetapkan tim dan pemerintah. Sehingga di lapangan tidak terjadi naik turun,”ucapnya
Sementara itu, Wan salah satu petani sawit di Buloh Blang Ara, mengatakan harga (TBS) saat ini ke agen di daerahnya hanya sekitar Rp 800/per kilogram
“Berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya harga TBS jauh lebih tinggi dari pada sekarang. Kita harapkan PKS mematuhi Permentan 01 Tahun 2018 tentang Harga Tandan Buah Segar (TBS) milik pekebun,” harapnya
Harga TBS, apabila mengacu pada ketetapan bersama tim penetap harga Provinsi Aceh tanggal 7 Juni 2022, harga TBS kelapa sawit untuk tanaman berusia 10-20 tahun, Rp 2.566 per kilogram.
Sayangnya, sambung Wan, di lapangan tidak ada pabrik yang membeli TBS para pekebun dengan harga terkait, malah jauh di bawah ketetapan harga yang ditetapkan tim.”katanya
Sementara itu saat di konfirmasi dengan GM PT Ika Bina Argo Wisesa (IBAS), Desa Guha Uleu, Kecamatan Kutamakmur, Aceh Utara, Asmadi menyampaikan permintaan maaf nya, dimana terkait harga pembelian TBS dia tidak mengetahui.
“Minta maaf, kalau masalah harga pembelian sawit tidak tau. Karena pembelian sawit ada bagian tersendiri di PT, saya cuma menangani bagian teknik dan produksi.”tutup Asmadi.
Kemudian saat di konfirmasi dengan Fendy dari PT IBAS pukul 16.25 WIB (26/06/22) tentang harga sawit mengatakan, acuan yang biasa diterapkan PT IBAS berdasarkan harga tender CPO dan juga hasil produksi dari pabrik.
“Kita menerapkan harga sawit berdasarkan harga tender CPO dan hasil produksi Rp 1.265 perkilogram,” jelasnya
Ia menambahkan, penetapan harga seluruh pabrik seharusnya sama, namun kata Fendy, harga TBS bisa berbeda tergantung kinerja, cost pabrik, tender cpo dan faktor pendukung lainnya.”tutup Fendy.(man)