IndependenNews.com – Humbahas | Nasib tragis menimpa sepasang mahasiswa KKNT asal Universitas Sumatera Utara (USU). 2 orang mahasiswa perguruan tinggi negeri tersebut mengalami kecelakaan tunggal di Batu Dinding, Desa Marbun Tonga Marbun Dolok, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Rabu (15/1/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.
Kedua korban tersebut yakni Eric Antonio Simanjuntak, laki-laki , jurusan Sastra Jepang, warga Sidikalang, Kabupaten Dairi. Satu korban lainnya adalah Maysaroh Simanjuntak, perempuan, jurusan Sastra Arab, warga Padang Sidempuan.
Akibat insiden naas itu, korban Eric Antonio Simanjuntak dinyatakan tewas di lokasi kejadian. Ia mengalami luka parah di sekitar tubuhnya, terutama di bagian kepala dan wajah, yang diduga membentur bebatuan di lokasi kejadian.
Sementara korban lainnya, Maysaroh Simanjuntak saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Doloksanggul. Ia mengalami patah tangan sebelah kiri. Dan terdapat luka lecet di sekujur tubuh lainnya.
Informasi dihimpun dari berbagai sumber, sepasang mahasiswa tersebut rupanya diketahui sudah selesai mengikuti KKNT di Desa Parsingguran II, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas. Kegiatan KKNT yang mereka ikuti dari kampus sejatinya dilakukan sejak November 2024, dan berakhir di Desember 2024.
“Mereka sudah pulang pada tanggal 19 Desember 2024. Sebelum natal mereka sudah selesai KKNT. Mereka ngekost di rumah warga bermarga Siregar di Silemeleme”, ungkap Kepala Dusun VII Desa Parsingguran II, Marihot Banjarnahor, kepada awak media.
Marihot menuturkan, pada hari Selasa (14/1/2025) sepasang mahasiswa ini kembali lagi datang ke tempat kos mereka sewaktu KKNT di Silemeleme. Kepada pemerintah desa setempat, 2 mahasiswa itu mengaku masih memiliki beberapa berkas yang harus ditandatangani Kades Parsingguran II guna merampungkan segala urusan mereka terkait pelaksanaan kegiatan KKNT tahun 2024 kemarin.
Rabu (15/1/2025) pagi, sambung Marihot, kedua mahasiswa itu menemui Kades Parsingguran II Sabar Banjarnahor dan berhasil meminta tanda tangannya. Selepas itu mereka kembali lagi ke kos di Silemeleme.
Pada tengah hari, Maysaroh Simanjuntak mengajak rekannya untuk jalan-jalan ke Kecamatan Baktiraja.
“Ia mengajak Eric Antonio karena dia mengaku penasaran dengan keadaan Baktiraja. Karena sejak KKNT di sini, Maysaroh mengaku belum pernah ke sana. Kalau si Eric Antonio setahu saya sudah pernah ke sana”, kata Marihot menceritakan.
Lalu keduanya pun pergi ke Kecamatan Baktiraja menaiki sepeda motor Honda jenis Supra Nopol BK 5215 CY. Naas, saat akan melewati turunan dan tikungan tajam di Batu Dinding, keduanya mengalami kecelakaan. Penyebab sementara di duga karena rem kendaraan yang ditumpangi mereka blong.
Kemudian warga sekitar yang mendengar dentuman keras akibat kecelakaan itu, berbondong-bondong menuju lokasi kejadian. Mereka berupaya melaksanakan pertolongan. Warga juga kemudian menghubungi pihak Puskesmas Baktiraja dan pemerintah Kecamatan setempat.
Informasi terkini dari Marihot Banjarnahor, saat ini korban meninggal dunia sudah disemayamkan di rumah duka di Sidikalang, Kabupaten Dairi. Sementara 1 orang korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Doloksanggul.
“Yang Laki-laki, si Eric Antonio, sudah dibawa ke rumahnya tadi malam pukul 20.00 WIB ke Sidikalang. Sementara korban bernama Maysaroh saat ini masih dirawat di RSUD Doloksanggul”, tukasnya. (Rachmat Tinton)