Duguaan Praktek KKN Menguap Deras di Dinas Pendidikan Deli Serdang

0
214
Poto : Bentuk Pondasi Pembangunan Proyek Salah satu Pagar Sekolah di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang

DELI SERDANG, Terobosan spektakuler Dinas Pendidikan dengan melahirkan satu progran Deli Serdang Sekolah Bermutu (Desa Satu) mendapatkan penghargaan sebagai “Top Inovasi 45”, pelayanan publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi birokrasi beberapa waktu lalu agaknya mulai tercoreng.

Mencuatnya pemberitaan di media online beberapa hari ini, terkait pekerjaan pembangunan proyek SDN maupun SMPN di deliserdang diduga asal-asalan mendapar tanggapan serius oleh pemerhati pendidikan, salah satunya wakil Ketua Tabagsel Kecamatan Beringin Hasan Basri Siregar.

Kepada awak media, Senin malam (2/11/2020), Menurut Basri, program Bupati Deliserdang Ashari Tambunan tentang Desa Satu (Deli Serdang Sekolah Bermutu) yang didengungkan itu cukup baik, namun ternyata tidak tercermin dengan fakta yang ada dilapangan.

“Kita sangat menyanyangkan kalau program Desa Satu itu dianggap sebagai ungkapan Isapan jempol belaka oleh oknum dinas pendidikan sebagai perpanjangan tangan Bupati,” ujar Basri

Lanjut Basri hal itu terlihat dari banyaknya temuan dilapangan pembangunan asal jadi, seperti SMPN7 Percut Sei Tuan Desa Bandar yang tak kunjung selesai, dan pembangunan pagar di SDN 101918 yang diduga dikerjakan dengan asal-asalan.

“Informasi yang didapat ada laporan beberapa rekanan baik dari penerbit buku dan pembangunan fisik, mereka sangat mengeluh terhadap tindakan oknum dinas pendidikan Kabupaten Deli Serdang,” terang Basri

Dia juga mengungkapkan bahwa untuk mendapatkan proyek dari Dinas Pendidikan Deli Serdang sangat sulit, karena mereka telah mengkondisikan kepada orang-orang tertentu tanpa mengedepankan profesionalitas kerja,” ujar Basri menerukan ucapan salah seorang rekanan yang tidak mau disebut namanya kepada Media ini.

Basri menambakan, kita melihat bahwa Dinas Pendidikan tidak serius untuk mewujudkan Desa Satu program Bupati Kabupaten Deli Serdang Ashari Tambunan, sebagai bukti jelasnya, pihak Dinas Pendidikan melakukan pengkondisian kepada sejumlah penerbit buku, beberapa waktu yang lalu mereka melakukan pertemuan di warung Nusantara Tanjung Morawa untuk bagi-bagi jatah buku disetiap Kecamatan se-Kabupaten Deli Serdang, dalam pertemuan itu tampak dihadiri Korwilcam Kecamatan,”tuturnya.

Ditempat terpisah Ketua LSM Badan Penyelamat Kekayaan Negara (BPKN) deliserdang Rusli Anto, selasa (3/11/2020) mengatakan bahwa tindakan Dinas Pendidikan Deli Serdang sudah bukan rahasia umum lagi.

“Jika kita mau dapat proyek, baik proyek bangunan baru atau rehab gedung Sekolah di Dinas Pendidikan Kabupaten Deli serdang harus setor didepan sekitar 20% hingga 25% dari nilai proyek, setelah itu barulah kita bisa dapat proyek. Kalau tidak ada setoran di depan jangan harap bisa dapat proyek dari dinas pendidikan,” ungkap Rusli Anto.

Ketika disinggung terkait bukti setoran awal yang diungkapkannya, Rusli mengaku pembuktian setoran nya sangat sulit, semua itu hanyalah tau sama tau.”cetusnya

Terkait adanya tudingan miring dari beberapa pemerhati pendidikan Kabupaten Deli Serdang, hingga berita ini diunggah Sekretaris Dinas Pendikan Yusnaldi dan Kadis Pendidikan Deli Serdang belum bisa dikonfirmasi.
(Idris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here