Dua Oknum Pegawai Bank Riau Kepri Masuk Bui  Kasus Penggelapan Uang Nasabah Rp1,39 Miliar

0
243

Independennews.com, Pekanbaru – Dua oknum pegawai Bank Riau Kepri Cabang Rokan Hulu harus rela mendekam didalam penjara atas kasus penggelapan uang nasabah yang mencapai Rp. 1,3 Miliar. Pelaku merupakan NH dan AS berhasil ditangkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto mengungkapkan kejadian berawal ketika sang korban, Hothasari Nasution mendatangi bank milik daerah untuk melakukan cetak buku tabungan milik orangtuanya atas nama Hothasari Nasution.
“Korban terkejut karena saldo yang awalnya Rp 1,23 miliar, kini tersisa hanya Rp 9,7 juta.
padahal tabungan itu tidak pernah dilakukan penarikan, untuk tabungan masa depan orangtua korban,” ucap Sunarto seperti dilansir Riau Online, jaringan Batamnews, Selasa (30/03/21).

Sunarto juga menyebutkan saat pihaknya melakukan pemeriksaan, ternyata ada dua nasabah lain yang juga mengalami nasib yang sama. “Para nasabah mengalami kerugian total Rp 1,39 miliar. Hothasari Rp 1,2 miliar,Rosmaniar Rp 133 juta dan Hasimah Rp 41 juta,” jelas Sunarto.
Tersangka NH selaku teller menirukan tanda tangan nasabah dalam slip penarikan sehingga dapat menarik uang nasabah. Sedangkan peran AS yakni memberikan User Id beserta password sehingga NH dapat lakukan penarikan uang,” tambahnya.

Dari hasil penyelidikan oleh pihak kepolisian, didapati dua orang selaku Teller Bank inisial NH dan Head Teller Bank inisial AS serta barang bukti berupa, 135 lembar slip transaksi asli nasabah atas nama Rosmaniar, 84 slip transaksi nasabah atas nama Hothasari, dan 9 lembar slip transaksi atas nama Hasimah.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 pasal 49 ayat 1 tentang perbankan dengan ancaman hukuman maskimal 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp 200 miliar.(SOP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.