Dinding Penyangga Tanah Jalur Pejalan Kaki Taman Tanggo Rajo Ambrul, Diduga dibangun Asal Jadi

0
357

Muaratebo, Independennews.com –Pekerjaan proyek jalur pejalan kaki dalam taman Tanggo Rajo, yang dikerjakan oleh CV. Bintang Mega Karya diduga dikerjakan asal jadi. Pasalnya, dinding pembatas tanah belum lama di pasang sudah ambruk, tampak puing-puing batu bata sebagai pembatas timbunan tanah berserakan.

Pantauan Independennews.com, Jumat (2/11/18) bersama pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat Oksigen dilapangan, telihat dinding pembatas tanah timbunan untuk jalur pejalan kaki amrul.

Dodi dan Taufik pengunjung taman Tanggo Rajo mengatakan, bahwa kondisi taman masih berantakan. Mereka berharap kontraktor secepatnya melakukan perbaikan.

” Kami berharap, kontraktor yang mengerjakan proyek dapat sesegera mungkin memperbaiki kerusakan, agar masyarakat bisa memanfaatkan taman.” ujarnya

Untuk pembangunan yang lebih baik, Dia menyarankan agar Pemerintah bisa menggunakan tenaga konsultan Ahli dan memakai Perusahaan yang memiliki predikat baik untuk pekerjaan tersebut.

Dia juga berharap pekerjaanya taman tersebut bisa bermutu, jangan hanya habis habiskan anggaran besar, tapi pekerjaan tak bermutu alias asal jadi.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Oksigen kepada independennews mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan konfirmasi kepada kontraktor CV Bintang Mega Karya, namun belum mendapat jawaban.

” Saya sudah mengkonfirmasi pekerjaan taman tersebut kepada kontraktor, dengan alasan pekerjaan rusak, namun belum ada tanggapan.” katanya

Lanjutnya, Kontraktor CV. Bintang Mega Karya, seharusnya bersikap bijak dan cepat tanggap, dengan fakta yang ada dilapangan menunjukkan bahwa kualitas pekerjaan mereka sangat jelas jauh dari harapan.

” Mestinya jika proyek demikuan kontraktor harus lebih respinsif , ini malah tidak ada jawaban ataupun tanggapan. Dan seharusnya pihak kontraktor harus jili dan cepat tanggap untuk memperbaiki kembali.” katanya (Red.BK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.