Dinas Kehutanan Prov Jambi Terkesan Mandul Tangani Dugaan Penyerobotan Lahan Hutan Produksi oleh PT Tebo Indah

0
577

TEBO, INDEPENDENNEWS.COM — PPNS Dinas Kehutanan Provinsi Jambi dinilai tidak serius dalam memproses laporan Masyarakat terkait dugaan Tindak Pidana penyerobotan lahan dengan melakukan perkebunan dalam kawasan hutan tanpa izin dari Menteri. pasalnya hingga berlalu 7 bulan berjalan belum juga diproses meskipun sudah mengundang beberapa saksi.

“Laporan kita masukan ke Dinas Kehutanan Provinsi Jambi pada bulan Mei 2019 lalu, namun hingga 7 bulan berlalu, laporan kami terkait penyerobotan atau penyulapan hutan produksi menjadi perkebunan kelapa sawit oleh PT. Tebo Indah Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit, tampaknya tidak ada indak lanjut dari Dinas Kehutanan Provinsi Jambi atas laporan kami,” ujar Warga pelapor yang enggan namanya di Publikasiakan, pada Senin (13/1/20)

Dikatakan Sumber, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kehutanan Jambi pernah melayangkan surat undangan kepada pelapor dengan nomor surat no 68/Dishut/PPNS/VII/2019 Tanggal 24 Juli 2019.

Diakuinya, bahwa Dinas Kehutanan Provisi Jambi telah memanggil pelapor sebagai saksi, bahkan dinas kehutanan telah memanggil saksi pihak perusahaan, namun hingga awal tahun 2020, tak jelas proses penanganan laporan warga tersebut.

“Kami menganggap pemanggilan terhadap beberapa saksi yang dilakukam PPNS Dinas Kehutanan hanya kamuflase saja, sebab prosesnya bak di petieskan.’ ada apa dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, ko membiarkan kasus ini membeku.” ujarnya

Bahkan sebelumnya, Kepala Dinas, kepala seksi pengendalian kerusakan dan pengamanan hutan Iman Purwanto.SH selaku pejabat penyidik pegawai negri sipil ( PPNS ) kehutanan Jambi melalui rekannya pak Yusuf (PPNS) dan team pulbaketnya sudah turun langsung melakukan olah TKP dilokasi yang dimaksud

Bahkan disaksikan oleh pelapor dan perwakilan dari PT.Tebo Indah staf CSRnya bahkan juga telah di buatkan berita acara dan di dengarkan juga keterangan secara lisan dari perwakilan perusahaan tersebut pada (31/10/2019).

“Kita menyanyangkan proses penanganan yang sangat lamban Dari Dinas Kehutanan Jambi, padahal kasusnya sangat jelas ada tindakan penyerobotan lahan hutan produksi diubah menjadi lahan perkebunan. Dengan mandeknya poses penindakan PPNS, kami sangat meragukan kinerja PPNS.” ujarnya.
(Hrf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.