Diduga Pengerjaan Siring Dan Talud Lubuk Besar “Asal Jadi “

0
2037

Sumsel, Musirawas, IndependenNews.com — Warga desa Lubuk besar kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) meragukan mutu proyek pengerjaan Siring lingkungan (Drainase) sepanjang 80 Meter dan Talud (pasangan batu penahan tebing) sepanjang sekitar 20 Meter dengan tinggi 8 M Pengerjaannya diduga asal jadi.

Keraguan tersebut di ungkapkan SR (45) salah seorang warga setempat , dia juga mengatakan bahwa dirinya terus memantau saat proyek tersebut di kerjakan.

“saya melihat pengerjaan proyek terkesan asal-asalan, saya katakan demikian karena  pengerjaan talud sama sekali tidak pakai Pondasi dan lantai kerja, kemudian ketebalan pasangan talud tidak merata dari bawah sampai keatas, bagain lain dipasang hanya satu batu bariskan lalu di semen,” Ujar SR  kepada awak media ini dilokasi proyek, Selasa (16/1/18)

Tidak hanya itu, pengerjaan siring juga lantainya di semen dengan menggunakan sisa-sisa adukan semen , pemasangan Talud dan siring tidak menggunakan koral atau pembersihan terlebih dahulu, Bahkan proyek tersebut juga tanpa papan nama proyek.

“Bukankah pemasangan papan nama proyek diatur dalam peraturan perundang-undangan yang mewajibkans setiap proyek harus disertakan papan proyek. Proyek ini tanpa dibarengi dengan papan nama proyek,”Kata SR

Lanjut SR mengatakan, bahwa proyek tersebut sangat diragukan kekuatannya, dia memastikan bahwa proyek siring dan Talud tidak akan bisa bertahan lama.

” Dari pantauan saya, bahwa pasangan talud pinggirnya tebal, tapi pasangan di tengahnya cuma satu batu dibariskan lalu di semen, lagian coba lihat sendiri, saya kira mana ada orang membuat talud ketebalannya tidak sama dari bawah sampai ke atas” ujar SR sembari menunjukkan hasil pekerjaan talud tersebut

SR menambahkan informasi atau papan proyek sengaja tidak di buat untuk mengelabui masyarakat agar tidak bisa melakukan pengawasan terhadap proyek tersebut.

“Mungkin papan nama proyek sengaja tidak di pasang untuk mengelabui masyarakat, sehingga pemborong dapat meraup untuk besar. menurut infromasi bahwa proyek ini adalah proyek dinas PU Cipta Karya” kata SR

Hingga berita ini diunggah, Kepala Dinas PU CKTR dan Pengairan Musi Rawas belum bisa di hubungi, namum salah satu Staf kantor Kantor PU CKTR, Tomi mengatakan kepala Dinas Sedang Sibuk.
(Hasbullah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here