Diduga Istri Seorang Anggota Polisi di Tegal, Diajak Mesum Empat Oknum Anggota Polisi

Korban (SR) istri DE yang me jadi korban mesum 4 oknum polisi di Tegal lapor Propam

Independennews.com – Tegal – Seorang istri anggota polisi di Kota Tegal mengaku harus melayani nafsu bejat tiga oknum polisi, kasus tersebut mencuat saat sang suami (DE) yang juga seorang anggota polisi berdinas diwilayah tersebut merasa curiga atas perubahan sikap sang istri (Sr).

Kepada awak tim media, seorang anggota Polri berinisial (DE) mengatakan bahwa istrinya diduga menjalin hubungan dengan empat rekan sesama polisi, satu diantaranya adalah komandan kesatuannya sendiri.

“Setelah saya pindah tugas di Polres Pemalang satu bulan lalu, kecurigaan saya semakin menguat. Lantas saya tanyakan kepada istri saya,” kata DE.

“Jujur saya kaget dan sangat tidak menyangka. Dari pengakuan istri saya dia sudah berkali – kali melayani nafsu bejat rekan saya dan atasan saya sewaktu saya bertugas di Kota Tegal. Saat itu saya dinas di Satuan Polisi Lalu Lintas,” tambahnya.

Anggota Polri yang menjadi korban dalam kasus ini mengungkapkan bahwa dirinya mulai curiga setelah menemukan sejumlah bukti komunikasi yang mencurigakan antara istrinya dan beberapa oknum anggota Polri lainnya.

Tidak hanya satu atau dua orang, tetapi tiga rekannya, satu diantaranya oknum polisi tersebut adalah komandan daripada DE, dengan inisial HS, AH, AA, dan AR.

Mereka diduga terlibat dalam hubungan terlarang dengan istrinya. Merasa dikhianati dan tidak mendapatkan keadilan, anggota Polri tersebut  akhirnya memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke Propam atau ke pihak berwenang guna mendapatkan penyelidikan lebih lanjut serta tindakan tegas terhadap keempat oknum polisi yang telah menghancurkan masa depan keluarganya.

Dampak Psikologis dan Karier

Kasus ini tidak hanya mencoreng nama baik institusi kepolisian, tetapi juga membawa dampak psikologis yang mendalam bagi keluarga korban.

Selain mengalami tekanan emosional akibat pengkhianatan dari orang-orang terdekat, masalah ini terungkap sekitar 2 Minggu lalu atas pengakuan dari SR (istri DE).

Atas pengakuan dari SR (istri), dugaan perbuatan terlarang (hubungan layaknya suami istri) dengan HS, dan tiga oknum polisi lainnya, satu diantaranya adalah komandan dari DE. Sudah berlangsung cukup lama karena di bawah tekanan. Jadi istri saya takut dan merasa tersandera, akhirnya dia (SR), menuruti untuk melayani nafsu bejat mereka,” ungkap DE kepada tim wartawan, pada Rabu, (19/2/2025) malam.

Sementara itu, SR istri dari anggota Polri (DE). Saat di konfirmasi awak media didampingi keluarga suami (AT). Dia mengakui bahwa sudah menjalin hubungan berawal bersama HS, sekitar 2013 lalu.

Dia mengaku berawal, mengirimkan pesan dengan dalil akan memberikan informasi tentang suaminya. Tak hanya itu, ia juga mengaku diancam oleh tiga oknum polisi lainya (Rekan DE), sehingga SR juga terpaksa mau melayani nafsu bejatnya.

“Saya tiba – tiba di hubungi (lewat pesan singkat). Awalnya diajak ketemuan, awalnya saya menolak, tapi karena ada informasi penting pada akhirnya saya penasaran dan setuju untuk bertemu. Pada saat saya bertemu, ternyata yang chat kesaya adalah komandan atau atasan suami saya, Lalu ia mengajak saya kerumahnya dan terjadilah hubungan badan. Saya sudah menolak. Akan tetapi dia mengancam akan membeberkan atas apa yang telah saya lakukan bersama HS kepada suami saya. Akhirnya saya nurut diajak berhubungan badan,” ucap SR.

Sebagai informasi, saat ini DE sudah sejak bulan Januari bertugas di Polres Pemalang. Sedangkan keempat oknum polisi yakni, AKBP (HAR) AH, AKP. AA, Aipda. HS, Aipda. AR yang diduga telah melakukan perzinahan dengan SR saat ini masih bertugas diwilayah Kota Tegal.

Hingga berita ini tayang, tim awak media belum berhasil konfirmasi kepada keempat oknum anggota polisi tersebut. (AS/Tim).

You might also like