Cuitan ASD Dianggap Menghina, Masyarakat Tempatan Lapor Polisi

0
931

IndependenNews.com, Karimun —
Merasa dihina dalam Cuitan di Facebook, masyarakat Karimun yang mengatasnamakan masyarakat warga  tempatan mendatangi markas kepolisian resort Karimun, Senin (2/7/18). Kehadiran sekelompok warga ini di Mapolres Karimun, untuk melaporkan tindakan ujaran kebencian dalam akun Facebook  ASD.

Dalam status ASD (45)  pada tanggal 30 Juni 2018 Pukul 21;00 wib. melontarkan kalimat, ”  Biasalah penduduk Karimun asli belum pernah merantau, coba makan dirantau tak punya wawasan”.

Status ASD tersebut menyulut emosi warga tempatan Karimun, sehingga masyarakat mendesak polres Karimun umtuk memproses timdakan ASD yang telah menodai warga tempatan.

Kehadiran Warga Karimun di Mapolres langsung di terimah oleh piket reskrim polres Karimun. Para warga ini mendesak kepolisian polres Karimun segera memproses pelaku.

Hal itu dikatakan Gatot haryanto, ketua Perpat Karimun, Ya kita dari masyarakat dan beberapa organisasi kemasyarakatan Karimun telah melaporkan cuitan saudara ASD di akun facebooknya.

“Kami sebagai putra tempatkan atau masyarakat Karimun tidak menerima perkataan yang dilontarkan ASD, yang mengatakan bahwa masyarakat Karimun tidak pernah merantau, hanya dikampung sendiri.” Sebutnya menyatakan tautan Asd dalam facebook.

Lanjut putra, saat ini terduga inisial ASD pelaku ujaran kebencian masih di dalam ruangan untuk dinterogasi.

Senda dengan itu, tokoh masyarakat Yohannes Piter , mengaku Berharap kepada media agar jangan salah tanggap, kami datang bukan atas nama masyarakat.

“Cuitan ASD telah melukai perasaan warga tempatan, bahkan telah merendahkan kami sebagai anak tempatan,” ujarnya

Masyarakat yang ikut mendatangi mapolres warga yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan yakni Perpat, Pameral, DPP jantan, Hulubalang. ( razaali)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here