Bupati Natuna Sambangi KM Bukit Raya, Pastikan Kondisi Kapal Hadapi Mudik Lebaran

0
498

Independennews.com, Natuna — Bupati Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal menyambangi KM Bukit Raya yang Kandas di Perairan Sedanau , Sabtu pagi (19/5/18) Sekitar Pukul 08.00 wib

Bupati Natuna didampingi Sekda dan Sejumlah pimpinan OPD Natuna Berangkat dari pelabuhan penagi dengan menggunakan kapal cepat milik Pemda Natuna MV. Indra Perkasa. Dalam rombongan tersebut yakni  Bupati Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal , Sekda Natuna Wan Siwandi, Kepala Dinas Perhubungan Natuna Iskandar DJ, Kabag Humas Setda Natuna Budi dan sejumlah Wartawan.

Rombongan Bupati tiba di KM. Bukit disambut baik oleh Kapten Kapal KM. Bukit Raya dan para anak buah kapal. Dalam kesempatan tersebut Kapten Noviansyah mengucapkan rasa maafnya atas insiden ini.

Menurutnya semua ini adalah di luar dugaannya. Namanya juga musibah pak mau gimana lagi. ” Saya minta maaf, kita juga tak pengen ini semua terjadi”, ucapnya.

Kapten Noviansyah juga menjelaskan, kronologis kejadian kandasnya kapal yang dinahkodainnya , bermula saat para awak kapal dan para penumpang bersiap-siap melaksanakan sholat jum’at. Ketika kapal sedang berlayar dalam kecepatan rata-rata, tiba-tiba tanpa di sadari Kapal berbelok arah keluar dari garis radar karang.

” kejadiannya hari jum’at hampir jam 12.00 WIB, kami berfikir untuk melambatkan kecepatan supaya tidak terlalu cepat tiba di Pelabuhan Selat Lampa karna kita mau melaksakan Sholat Jum’at di masjid kita, tapi tiba-tiba kapal keluar dari jalur sehingga menabrak karang”, jelasnya.

Masih penjelasan Kapten Kapal Nopriansyah, Atas kejadian ini, dek dasar bagian tengah kapal mengalami kebocoran hingga menyebakan air masuk mencapai ketinggian 1,8 meter. Namun kata Kapten Noviansyah, kebocoran tersebut tidak menganggu pada mesin karena sudah di antisipasi oleh ABK Kapal menyekat setiap ruangan.

“Mesin juga tidak menjadi masalah, buktinya baling-baling kapal masih muter kemarin tanpa ada mati sedikitpun begitu stop mesin. Itu artinya baling-baling juga tidak ada masalah”. ucapnya

Dia juga mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya sedang menunggu bantuan penyelaman dari basaranas Natuna guna mengecek segala kerusakan kapal akibat terhantam karang.

“Kita menunggu bantuan penyelaman dari Basarnas, biar bisa di cek dimana letak kebocorannya, lalu untuk bisa dilakukan pengelasan”.

Dia memastikan, setelah pihak penyelam tiba di TKP tidak akan butuh waktu lama dalam perbaikan sementara. Setelah itu, Kapal akan di bawa ke galangan Jakarta guna dilakukan dok darurat.

“Tidak lama perbaikannya kalau memang sudah datang nanti, setelah itu kita juga akan adakan dok darurat”. terangnya

Kapten Niviansyah meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak khawatir terkait pelayanan kapal KM. Bukit Raya pada mudik lebarang nanti. Pasalnya kata Kapten Noviansyah, pihaknya akan berusaha melayani para pemudik setelah selesai dok darurat.

“Kita do’a bersama, biar semuanya selesai. Insyaallah untuk lebaran nanti, Kapal ini akan tetap bisa melayani masyarakat Natuna khususya dalam mudik”, pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Natuna Drs. Abdul Hamid Rizal kepada Kapten Kapal beraharap untuk tetap bisa melayani rutenya pada lebaran nanti. Sebab, Natuna khususnya saat ini hanya mengandalkan Kapal KM Bukit Raya yang merupakan kapal besar bagi Laut Natuna Utara sndiri.

“Harapannya segera selesai, kapal ini untuk segera kembali ke Jakarta, sehingga pas lebaran nanti bisa melayani nanti d pulau tujuh ini lagi”.

Sebelumnya, Bupati Hamid juga telah melayangkan surat kepada Pelni melalui Menteri Perhubungan guna antisipasi dalam pelayanan penumpang pada mudik lebaran ini.

“Insyaallah tidak akan ada hambatan, karena kita juga sudah mengirim surat agar bisa tetap di antisispasi mudik lebaran nanti”, pungkasnya mengakhiri.

Diketahui Kapal KM. Bukit Raya saat ini berposisi di atas karang dengan kedalaman laut bagian lambung buritan kapal setinggi 4,5 meter, lambung bagian tengah kapal setinggi 5,2 meter, dan bagian lambung anjungan kapal sedalam 5,8 meter.

Setelah selesai giat dialog bersama Kapten Noviansyah, Bupati Natuna bersama rombongan di ajak memantau kondisi debit air yang masuk kedalam ruang dek dasar tengah kapal, serta memantau segala ruang oprasi anjungan.

Usai melakukan dialog Rombongan bupati kembali menuju pelabuhan penagi ranai. (Firmandani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.