Independennews.xom | Tanggamus – Tragedi mengerikan terjadi di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Seorang kakek bernama Wasim (80) tewas mengenaskan setelah diserang dan diterkam buaya saat mandi di aliran Sungai Way Semaka, tepatnya di Pekon Sripurnomo, Kecamatan Semaka, pada Kamis (3/7/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, mengonfirmasi bahwa korban diterkam buaya saat tengah membersihkan diri usai bekerja di sekitar sungai.
“Menurut keterangan saksi, korban saat itu sedang mandi setelah selesai membabat rumput di sekitar area sungai,” jelas Rahmad, Jumat (4/7/2025).
Secara tiba-tiba, seekor buaya muncul dari dalam sungai dan langsung menerkam korban. Buaya tersebut bahkan sempat menyeret tubuh Wasim ke tengah sungai.
“Beruntung, peristiwa itu diketahui oleh warga sekitar yang kemudian berupaya menyelamatkan korban dengan memanggil warga lainnya,” tambahnya.
Warga pun beramai-ramai melakukan aksi penyelamatan dengan memukuli buaya menggunakan berbagai alat seadanya.
“Karena kondisi sungai cukup dangkal, warga bisa mengejar buaya tersebut dan memukulnya. Upaya ini berhasil membuat buaya melepaskan tubuh korban, lalu melarikan diri,” terang Kapolres.
Meski korban berhasil dibebaskan, nyawanya tak tertolong. Tubuh korban ditemukan dalam kondisi luka parah akibat gigitan buaya, terutama di bagian bokong hingga kaki. Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
AKBP Rahmad juga mengimbau masyarakat agar untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas di sungai tersebut, mengingat buaya yang menyerang korban belum berhasil ditangkap.
“Kami minta warga waspada. Buaya itu masih berkeliaran dan bisa kembali membahayakan,” tegasnya.
Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan buaya sepanjang sekitar 6 meter menyeret tubuh Wasim ke tengah sungai. Video lain menunjukkan warga mengejar buaya dengan senjata tajam dan kayu dalam upaya menyelamatkan korban.(Munziri)