bright PLN Batam Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran Pesantren Bengkong Aljabar

0
440

bright PLN Batam Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran Pesantren Bengkong Aljabar

Batam, Independennews.com – bright PLN Batam kembali memberikan bantuan kepada masyarakat korban kebakaran pondok pesantren Aljabar bengkong. Penyerahan bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Sektetaris bright PLN Batam Samsul Bahri kepada pembina pondok pesantren Aljabar  Ibu Maya, pada Senin 5 November 2018.

Sekretaris perusahaan bright PLN Batam Samsul Bahri mengatakan, bahwa bantuan yang diberikan berupa uang. Dana bantuan ini, kata Samsul dikumpulkan dari para pegawai, staf dan direksi maupun dari Lembaga Amal Zakat Islam (Lazis) dengan totol Rp57 juta rupiah dan kemudiandigenapkan menjadi Rp 60 juta.

Penyerahan bantuan pada hari ini kepada pondok pesantren yang mengalami musibah kebakaran, memang kata Samsul agak terlambat karena ada pertimbangan.

“Pada hari pertama peristiwa kebakaran, kita melihat bantuan sudah banyak yang berdatangan dari berbagai pihak termasuk dari pemerintah dan swasta.”Ujar Samsul

Lanjutnya, Samsul berharap pemberian bantuan ini bisa meringankan korban kebakaran dan pihak pondok bisa segera membenahi kembali pesantren agar bisa melakukan aktivitas seperti biasannya.

“Sebelum penyerahan bantuan kepada pihak korban kebakaran, dari kita telah melakukan survei kelokasi yang dilkukan coorporate sosial responbility PLN Batam guna mengetahui, apakah bantuan yang akan kita berikan benar dibutuhkan. Sebab, sangat sayang bila bantuan yang sama jenisnya diberikan PLN ternyata sudah banyak pihak memberikan sehingga kurang optimal,” kata Samsul.

Samsul menambahkan, PLN hanya sebagai penyedia Kwh meter. Karenanya diharapkan, bahwa dalam setiap pemasangan instlasi listrik harus sudah mempunyai SLO (Sertifikat Layak Operasi).

Sementara itu, Pembina Pondok Pesantrean Aljabar Maya mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih atas bantuan yang diterima dari bright PLN Batam.

“Kirannya dengan bantuan yang diperoleh dapat meringankan beban dalam pembenahan bangunan yang terbakar, sebelumnya juga kami telah menerima bantuan termasuk dari Gubernur Kepri dan Pemko Batam, bahkan kami juga menerima bantuan dari negara tetangga Singapura.” ungkapnya

Dikatakan Maya, saat ini jumlah santri di pesantren yang dia kelola sebanyak 80 orang. Paskah kebakaran, kata Maya, para guru, murid dan pengurus untuk sementara menemati Masjid dan ruang kelas yang tak jauh dari Pondok Pesantren Aljabar.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan semua pihak, termasuk dari PLN Batam.” ucap maya. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here