IndependenNews.com, Batam | Pembangunan rumah contoh untuk warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City resmi dimulai yang ditandai dengan peletakan batu pertama di Tanjung Banon, Rabu (10/1/2024).
Hadir dalam peletakan batu pertama ini, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi bersama seluruh jajaran Forkopimda Kepri dan kota Batam.
Dalam kesempatan ini, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menegaskan, bahwa kehadiran seluruh Forkopimda pada acara tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kesejahteraan untuk masyarakat Rempang.
“Pemerintah tidak akan pernah menyengsarakan rakyatnya. Kami tidak mungkin merelokasi masyarakat Rempang begitu saja. Kami akan mengusahakan yang terbaik untuk masyarakat Rempang,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, bahwa pemerintah akan menyiapkan hunian tetap bagi warga terdampak berupa rumah type 45 dengan luas tanah maksimal 500 m2 yang berada di kawasan Tanjung Banon dan hal tersebut resmi dibangun hari ini (Rabu 11/1/2024).
“Saya juga memohon, jangan termakan isu dan informasi yang tidak-tidak. Cari informasi langsung ke BP Batam ataupun Pemerintah kota Batam. Silakan komunikasi terkait keterangan yang ingin Bapak/Ibu yang ingin diketahui kebenarannya,” tegas Rudi.
Sebelum menutup sambutannya, Muhammad Rudi juga menyampaikan pantun yang membuat suasana peletakan batu pertama rumah contoh tersebut semakin meriah, warga tampak menerima pengembangan Rempang Eco-City tersebut.
Tidak lupa bapak Rudi menyampaikan salam dari Gubernur Kepri yang berhalangan hadir karena sesuatu hal tidak bisa ditinggalkan.
Penutupan acara, dilaksanakan juga penyerahan sembako secara simbolis kepada warga. Dan sebagai bentuk perhatian pemerintah, dari forkopimda Batam dan Kepri juga membagikan 1000 paket bingkisan untuk warga Rempang Tanjung Banon. | JM.