BP Batam Ganti Rugi Kebun Warga di lokasi Sei Gong 10 Persil

0
62

IndependenNews.com, Batam -Badan Pengusahaan (BP) Batam akan  mengganti rugi bangunan dan tanaman masyarakat yang berdiri di areal genangan air Sei Gong.  Diperkirakan ada 10 persil yang akan diganti rugi  dari 78 persil lahan yang di pakai warga di lokasi  waduk Sei Gong, Barelang, Batam.

Demikian di katakan Deputi Bidang Pengusahaan Sarana/ Anggota 4, Robert M Sianipar dalam konferensi Pers, Kamis (3/8/17) di Ruang Marketing BP Batam , Pukul 04.00 wib .

“Yah, tidak semua lahan akan diganti BP Batam, namun ada yang akan mendapat ganti rugi yakni 10 persil saja dari 78 persil yang di garap oleh masyarakat yang ada di sekitar lokasi Sei Gong. Lahan waduk Sei Gong dibagi menjadi dua lokasi yakni lokasi areal hutan karena merupakan areal hutan lindung, dan Areal Penggunaan Lain (APL).

Di dua areal tersebut ada sekitar 78 persil di wilayah Sri gong, “Enam Puluh Delapan persil berada di areal hutan dan sisanya 10 persil di APL,” terangnya

Menurut robert, data tersebut sesuai dengan legal opinion Kejaksaan Tinggi Kepri, maka yang diganti rugi hanya lokasi yang berada di APL yakni 10 persil berupa tanaman dan bangunan, namun tidak termasuk lahan,” katanya

Lanjutnya, kegiatan pembangunan Bendungan Sei Gong merupakan proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk mendukung Ketahanan air dan kecukupan air baku di Batam sampai tahun 2022.

“Berdasarkan inventarisasi dari Tim Penyiapan Data Pembebasan Lahan (PDPL) pada tahun 2016 terhadap lahan bendungan dan daerah genangan di Sei Gong ada tanaman dan bangunan di areal sei gong. Namun sebagian besar lahan genangan yang digarap masyarakat berada di areal hutan pihak BP Batam lalu meminta pendapat hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri terkait persoalan tersebut agar dalam proses ganti rugi tidak tersandung hukum. Selanjutnya, Kejati Kepri menyampaikan legal opinion.” Terang Robert

Robert menambahkan bahwa pihaknya kurang setuju jika Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri menghentikan Pembangunan proyek bendungan Sei Gong mengingat keberadaannya sangat penting. Apalagi Saat ini proyek Pembangunannya sudah sekitar 50 persen. Kalau di delay akan mempengaruhi serapan anggaran.

” Lokasi bendungan terbagi beberapa areal yakni 365 hektar areal waduk Sei Gong, sekitar 300 hektar adalah hutan, sedangkan 32 hingga 50 hektar areal APL.” Katanya
(Red)

LEAVE A REPLY