BNNP Kepri Musnahkan 24,5 Kilogram Sabu dan 366 Butir Ekstasi

0
438

Batam- Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri menggelar pemusnahan 24,5 kilogram sabu dan 366 butir ekstasi dari 8 kasus, Rabu (31/5/2017) di kantor BNNP Kepri, Nongsa, Batam.

“Sebanyak 24.574 gram sabu dan 366 butir ekstasi yang kita musnahkan saat ini dari pengungkapan 8 kasus yang diungkap BNNP Kepri, ” Ujar Kombes Nixon Manurung

Berikut uraian barang bukti pada serltiap kasus;
tersangka berinisial “Y” Warga Negara Indonesia memiliki sebanyak 66 gram sabu, kemudian dari 1 orang Warga Negara Singapura sebanyak 361 gram sabu dan 4 butir ekstasi.

Kemudian, 3 orang tersangka WN Indonesia berinisial “M”, “E” dan “MJ” sebanyak 2.000 gram sabu, tersangka berinisial “S” WN Indonesia sebanyak 200 gram sabu, 1 orang pelimpahan dari bea cukai sebanyak 107 gram sabu, 2 orang WN Indonesia berinisial “J” dan “L” sebanyak 247 gram sabu dan 394 butir ekstasi.”terang Nixon

Lebih jauh Nixon mengatakan 3 orang Warga Negara Indonesia berinisial “H”, “W” dan “A” sebanyak 46 gram sabu, dan yang terakhir adalah 3 orang Warga Negara Indonesia berinisial “S”, “AH” dan “ZA” sebanyak 21.476 gram sabu.

“Pemusnahan BB saat ini berbeda dari pemusnahan sebelummya , jika tadinya usai di larutkan dengan air lalu dibuang ke dalam kakus, sekarang dilarutkan didalam gentong yang berisikan air, dan dimasukkan kedalam insenerator dengan meminjam mesin perusahaan swasta di Kabil.” Terang Nixon

Sementara itu, Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT), Syamsul Paloh mengatakan barang bukti harus segera dimusnahkan dalam waktu 14 hari setelah penindakan. Satu satunya alat tersebut berada di Punggur milik perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan limbah.

“Kalau dibuang begitu saja, dikhawatirkan berdampak pemanfaatan kembali. Maka harus di musnahkan dengan mesin insenerator,” ujarnya.
(Gus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.