Badan Pengawas Koperasi Ancam Laporkan Pengurus Koperasi Tunas Muda ke Polisi

0
65

INDEPENDENNEWS.COM, TEBO — Gejolak ditubuh pengurus Koperasi Tunas Muda mitra PT Persada Alam Kahuripan semakin berlarut larut yang berimbas kepada petani, dimana dana bagi hasil pertanian tersendat , hal itu membuat para petani kesulitan ekonomi yang menggantungkan hidup dari dana bagi hasil tersebut.

Badan Pengawas (BP) Koprasi Tunas Muda mitra kerja PT.Persada Alam Kahuripan ketika dikonfirmasi krew media ini, terkait pembagian dana bagi hasil yang tak kunjung dibagikan kepada petani mengatakan bahwa sudah berungkali menghimbau kepada pengurus koprasi agar dapat menjelaskan dan mengimformasikan kepada anggota koperasi mengenai persoalan terkait penundaan dan kapan bagi hasil akan di berikan kepada petani.

“Sudah beberapa kali saya menghubungi pengurus koprasi lewat selularnya tetapi handphone ketua koprasi tidak aktif. Dengan ini saya tegaskan apabila tidak bisa dihubungi atau dijumpai, maka saya akan meminta bantuan kepada pihak kepolisian polsek Tebo Ilir untuk memediasi dan memanggil pengurus koperasi dan pihak perusahaan.” ujarnya saat dihubungi, pada Rabu (11/9/19)

Lanjutnya, masalah ini harus diselesaikan, karena saya sendiri juga bingung menjawab pertanyaan anggota soal kapan hasil pertanian diberikan kepada anggota.

“Sampai saat ini pengurus koperasi belum menjelaskan kepada saya dan pata anggota apa alasan sehingga dana bagi hasil ditunda pembagiannya.” ujarnya.

Rencananya, Kata Badan Pengawas, pihaknya akan menggelar rapat, setelah itu akan meminta pihak polsek Tebo Ilir untuk membantu memediasi guna mencari solusi yang tengah dihadapi anggota.

Hingga berita diunggah belum ada penjelasan dari pengurus Koperasi terkait bagi hasil petani. (hrf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.